Lampung Selatan
Percepatan Vaksinasi, Pemkab Lamsel Terima Bantuan 3000 Dosis Vaksin dari Pusri
Alteripost.co, Lampung Selatan-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menerima alokasi 3.000 dosis vaksin, dari PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang di Kantor Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Jumat (29/10/2021). Vaksin Sinopharm diperuntukkan bagi masyarakat menuju tercapainya kekebalan kelompok di Lampung Selatan.
Vaksin itu diserahkan secars simbolis oleh Supervisor SDM PT Pusri Palembang Ballia Ahmad, kepada Asisten Bidang Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan Badruzzanan. Asisten Bidang Administrasi Umum, Badruzzaman, yang juga sekaligus sebagai Sekretaris Satgas Covid-19 Lampung Selatan, sangat mengapresiasi suplai vaksin yang diberikan oleh PT Pusri Palembang.
“Karena melalui vaksinasi ini kita bisa lebih cepat berada di zona hijau. Hingga koni kami masih terus melaksanakan gebyar vaksin ditiap kecamatan, namun untuk saat ini kami kekurangan stok vaksin yang tersedia,” kata Badruzzaman.
Sementara itu, Supervisor SDM PT Pusri Palembang Ballia Ahmad menjelaskan, penyaluran Vaksin Sinopharm merupakan wujud komitmen PT Pusri, untuk berkontribusi dalam membantu menangani pandemi Covid-19 khususnya di Lampung Selatan. Vaksin ini nantinya diperuntukan bagi masyarakat umur 18 tahun keatas.
“Kami berharap dengan adanya tambahan Vaksin Sinopharm, bisa membantu mempercepat Lampung Selatan berada di PPKM level 1. Kami membantu walaupun mungkin dosis vaksin yang kami bawa ini tidak seberapa banyak, InsyaAllah menjadi satu ikatan sinergitas kita kedepannya,” jelas Balila Ahmad. (*)
Lampung Selatan
Kemendagri Apresiasi Lampung Selatan atas Pengelolaan Sampah dan Lingkungan
Alteripost Batam – Gerakan membangun lingkungan yang bersih, tertata dan berkelanjutan melalui Program HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul) membawa Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan meraih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatra.
Penghargaan pada kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri tersebut diterima Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar yang diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam rangkaian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatra di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026).
Tak hanya plakat piala penghargaan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga memperoleh bantuan pemerintah senilai Rp1,5 miliar sebagai bagian dari apresiasi atas kinerja daerah dalam pengelolaan sampah dan peningkatan kualitas lingkungan.
Penghargaan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia bersama Kompas TV tersebut menjadi pengakuan atas upaya Kabupaten Lampung Selatan dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang terpadu sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan.
Penilaian mencakup sejumlah aspek, mulai dari pengelolaan sampah, kualitas lingkungan hidup, hingga efektivitas program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Inovasi daerah juga menjadi salah satu nilai tambah dalam menghadirkan solusi lingkungan yang kreatif, kolaboratif dan berkelanjutan.
Capaian tersebut sekaligus memperkuat arah Program HELAU yang digaungkan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama. Program ini merupakan gerakan pembangunan terpadu berbasis gotong royong yang diarahkan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, aman sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Wakil Bupati M. Syaiful Anwar mengatakan, apresiasi tersebut tidak hanya menjadi penghargaan atas capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi dorongan bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk terus meningkatkan kinerja.
“Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat. Apa yang telah dilakukan melalui Program HELAU harus terus diperkuat dan dikembangkan,” kata Syaiful.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Lampung Selatan untuk memperkuat implementasi Program HELAU secara berkelanjutan, sehingga upaya menciptakan lingkungan yang hijau, elok, lestari, aman dan unggul dapat terus tumbuh dari tingkat masyarakat hingga menjadi bagian dari karakter pembangunan daerah. (*)

