Connect with us

Lampung

Ditanya Hasil Tindak Lanjut Rekomendasi Pansus LKPj TA 2020, Inspektorat Lampung Pilih Bungkam

Published

on

Foto: Kantor Inspektorat Lampung yang berada di jalan Dr Susilo

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Beberapa bulan berlalu, Panitia Khusus (Pansus) Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) DPRD Lampung merumuskan beberapa isi rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung Tahun Anggaran (TA) 2020.

Tepatnya pada Rabu (23/06/2021), DPRD Lampung menggelar rapat paripurna sebagai bentuk formal dalam mengeluarkan beberapa poin isi rekomendasi kepada Eksekutif agar dijalankan, serta ditindaklanjuti.

Tapi sangat disayangkan, ketika ditanya apa hasil dari tindak lanjut rekomendasi Pansus LKPj TA 2020, pihak Inspektorat Lampung lebih memilih bungkam dan tidak memberikan keterangan serta informasi.

Saat dikonfirmasi, Selasa (02/11/2021) melalui pesan singkat WhatsApp dan dihubungi ke ponselnya, Kepala Inspektorat Lampung Inspektur Freddy SM tidak merespons. Padahal awak media sudah memberikan ruang agar berita berimbang ketika diterbitkan.

Sebelumnya diberitakan, salah satu isi rekomendasi Pansus LKPj terhadap Inspektorat Lampung dalam poin B isinya menyebutkan bahwa belum optimalnya penyelesaian/tindaklanjut temuan hasil pembinaan dan pengawasan.

Maka dari itu Pansus merekomendasikan Inspektorat Lampung untuk menyelesaikan temuan pada 10 OPD di tahun 2020. Apabila Inspektorat dinilai tidak mampu menindaklanjuti temuan tersebut, maka dapat berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam rangka menyelesaikan temuan pada OPD di tahun 2020.

Saat dikonfirmasi, Rabu (07/07/2021) perihal apakah Inspektorat Lampung sudah menindaklanjuti rekomendasi dari Pansus LKPJ atau belum, Kepala Inspektorat Lampung Inspektur Freddy SM mengklaim bahwa pihaknya telah menindaklanjuti rekomendasi tersebut, dan secara berkala memang Inspektorat minta hasil tindaklanjutnya ke masing-masing OPD.

“Ya sudah kita tindaklanjuti rekomendasi tersebut, memang secara berkala saat ini kita masih minta hasil tindaklanjutnya ke masing-masing OPD,” ucap Eks Sekdakab Lampung Selatan tersebut. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Sekdaprov Marindo Ikuti Prosesi Peresmian 1.061 Kopdes Merah Putih oleh Presiden Prabowo

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan mengikuti prosesi peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).

Sekdaprov Marindo mengikuti acara tersebut secara virtual dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Way Halim, Perumnas Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu (16/5/2026).

Menurut Marindo, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendukung percepatan pembentukan dan operasionalisasi KDKMP melalui pemanfaatan aset milik pemerintah daerah untuk pembangunan fasilitas koperasi di berbagai wilayah.

“Alhamdulillah hari ini kita menyaksikan Pak Presiden Prabowo Subianto telah melakukan peresmian operasionalnya Koperasi Desa Merah Putih. Salah satunya berada di Provinsi Lampung, tepatnya di Way Halim ini yang merupakan aset Pemerintah Provinsi Lampung,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Pemprov Lampung bersama jajaran TNI melakukan inventarisasi aset daerah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung percepatan pembangunan KDKMP dan salah satu aset tersebut berada di kawasan Way Halim, Kota Bandar Lampung.

Menurut Marindo, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong pemanfaatan aset-aset pemerintah yang belum digunakan secara optimal agar dapat dimanfaatkan untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Pemerintah Provinsi Lampung bersama TNI memastikan aset-aset pemerintah yang belum digunakan secara utuh bisa dimanfaatkan untuk mendukung percepatan berdirinya Koperasi Merah Putih,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, hingga saat ini sudah terdapat 345 unit KDKMP yang berdiri di Lampung.

Jumlah tersebut disebut menjadi yang terbanyak di luar Pulau Jawa.

Marindo menyebutkan bahwa KDKMP di Lampung nantinya memiliki berbagai unit usaha, mulai dari gerai kebutuhan pokok, apotek, layanan kesehatan, distribusi LPG, layanan PLN hingga usaha pangan seperti beras dan jagung.

Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan, secara keseluruhan terdapat 41 titik KDKMP yang diresmikan di wilayah Lampung dan Bengkulu pada hari yang sama.

Ia merinci, hingga 16 Mei 2026, Kodam XXI/Radin Inten telah menyelesaikan pembangunan 562 titik koperasi, terdiri dari 345 titik di Lampung dan 217 titik di Bengkulu.

“Kita terus mengejar target. Harapannya akhir Mei atau paling lambat awal Juni sudah ada 600 titik yang selesai 100 persen,” ujarnya.

Khusus di Bandar Lampung, Kristomei menyebut target pembangunan mencapai 10 titik KDKMP.

Saat ini lima titik telah selesai dibangun dan ditargetkan meningkat menjadi delapan titik pada awal Juni mendatang.

Menurutnya, dukungan Pemprov Lampung sangat membantu percepatan pembangunan koperasi, terutama dalam penyediaan lahan.

“Di Bandar Lampung kami sempat terkendala lahan. Nah, untuk itu kami dibantu oleh Pemprov sehingga ada lahan-lahan milik Pemprov yang bisa dibangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” pungkasnya. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading