Connect with us

Bandar Lampung

Walikota Eva Dwiana Melarang ASN Keluar daerah Saat Libur Nataru

Published

on

Alteripost.co Bandar Lampung – Saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana tegas melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) keluar daerah. Larangan ASN keluar daerah tersebut akan berlaku sejak 20 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022, guna mencegah terjadinya lonjakan Covid-19.

Walikota menyatakan larangan ASN keluar daerah saat libur Nataru itu akan diperkuat dengan menerbitkan surat edaran yang ditujukan ke ASN. “Nanti bunda buat edaran, bahwa kami bersama ASN tidak boleh kemana mana saat Nataru”. Tegas Bunda Eva Sapaan akrabnya. Rabu (1/12/2021).

Walikota Eva menyatakan, jika didapati ada ASN melanggar dan ketahuan diam diam keluar daerah tanpa surat izin ataupun tanpa keterangan, bakal ada sanksi yang disiapkan, dalam membuat aturan larangan keluar daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengacu pada peraturan pemerintah pusat yang melarang ASN keluar daerah saat Nataru. Ujarnya.

Lanjut Walikota mengungkapkan, aturan tersebut tak berlaku bagi ASN yang sedang menjalani pengobatan atau mendapat tugas keluar daerah. Ungkapnya.

Selain itu, pada 20 Desember sampai 4 Januari mendatang pihaknya bakal menggalakkan patroli sosialisasi mengenai pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3. Pemkot Bandar Lampung  juga akan menutup sementara semua tempat wisata dan tempat yang biasanya jadi pusat kerumunan pada malam Nataru, seperti kafe dan angkringan di pinggir jalan. Jelasnya.

“Bagii warga tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dan 5M, untuk menghindari penularan virus Covid-19, meski sudah menjalani vaksinasi”. Pungkas Eva Dwiana. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Bandar Lampung Expo 2026 Dongkrak Ekonomi, Nilai Transaksi Meningkat Jadi Rp3,1 Miliar

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Bandar Lampung Expo 2026 resmi ditutup oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di Gedung Graha Mandala Alam, Jumat (24/7/2026) malam. Selama sepekan penyelenggaraan, sejak 17 hingga 24 Juli 2026, ajang tahunan tersebut mencatat perputaran uang sekitar Rp3,1 miliar, meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp2,4 miliar.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan capaian transaksi pada Expo tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan. Menurutnya, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya bidang kuliner, menjadi penyumbang terbesar terhadap nilai transaksi.

“Transaksi pada penutupan acara malam ini tercatat mencapai sekitar Rp3,1 miliar. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai sekitar Rp2,4 miliar,” ujar Erwin.

Ia menjelaskan, dominasi sektor kuliner menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk-produk UMKM lokal yang ditampilkan selama pameran berlangsung.

Bandar Lampung Expo 2026 menghadirkan puluhan stan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN, BUMD, hingga pelaku UMKM lokal. Berbagai produk unggulan daerah, layanan publik, dan hiburan turut menjadi daya tarik bagi ribuan pengunjung selama pelaksanaan expo.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-342 Kota Bandar Lampung, termasuk penyelenggaraan Bandar Lampung Expo 2026 yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Menurut Eva, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandar Lampung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), panitia penyelenggara, serta berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan acara.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian HUT Kota Bandar Lampung ke-342 berjalan lancar dan puncaknya sudah kita laksanakan. Ini adalah pesta rakyat. Terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda, Bapak Gubernur, panitia, serta rekan-rekan wartawan yang terus mengawal kegiatan ini dari awal hingga akhir,” ujar Eva.

Eva juga memberikan apresiasi kepada para pelaku UMKM yang menjadi salah satu daya tarik utama dalam expo. Ia berharap para pelaku usaha terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan, mengingat Bandar Lampung merupakan salah satu kota tujuan wisata dan pusat aktivitas masyarakat dari berbagai daerah di Sumatra hingga Pulau Jawa.

Menurutnya, perkembangan UMKM akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di akhir sambutannya, Eva meminta seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi mewujudkan pembangunan kota yang semakin maju.

“Harapannya Bandar Lampung terus berkembang, pembangunan berjalan semakin baik, dan seluruh OPD dapat memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tutupnya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading