Ruwajurai
Pesan Danrem 043/Gatam, Personel Apter Mesti Maksimal Dalam Menjalankan Misi
Alteripost.co, Bandarlampung-
Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Drajad Brima Yoga,S.I.P.,M.H, memimpin pelepasan 17 orang Personel Satgas Aparat Teritorial (Apter) Korem 043 Gatam Tahun 2021 ke Kodam XVII/Cenderawasih dan Kodam XVIII/Kasuari, bertempat Aula A. Yani Makorem 043/Gatam Jl. Teuku Umar Bandar Lampung, kamis (2/12/2021)
Dalam amanatnya Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Drajad Brima Yoga,S.I.P.,M.H, menyampaikan bahwa pihaknya tentu patut berbangga, satuan kita Korem 043/Gatam, untuk kesekian kalinya kembali mendapatkan kepercayaan dari pimpinan TNI untuk melaksanakan tugas operasi yang tergabung dalam satuan tugas Teritorial, tugas yang akan kalian laksanakan lebih kurang selama waktu satu tahun.
“ Para personel terpilih dan terbaik dari seluruh Kodam di Indonesia, dari korem 043/gatam yang berjumlah 17 personel, hal ini tentunya sangat membanggakan kita semua, karena bagi prajurit tugas merupakan amanah, kehormatan, harga diri dan kebanggaan. tidak semua prajurit mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan penugasan seperti ini, oleh karena itu, laksanakan tugas ini dengan penuh totalitas, semangat pengabdian, profesionalitas, dedikasi, disiplin dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” paparnya.
“Dengan berbagai bekal latihan pra-tugas, pengalaman penugasan maupun kemampuan dan keterampilan yang dimiliki, serta didukung semangat pengabdian yang tinggi sebagai prajurit profesional, saya yakin kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh pimpinan tni, akan dapat kalian emban dengan sebaik-baiknya. kalian harus siap lahir maupun batin untuk mengerahkan segala sumber daya dan kemampuan terbaik yang kalian miliki untuk keberhasilan penugasan ini,” ujar Danrem.
Lebih lanjut Danrem juga menyampaikan kepada Personel Satgas, “ Setibanya di daerah penugasan nanti, segeralah kalian beradaptasi dengan lingkungan dimana kalian ditempatkan, pahami situasi dan kondisi wilayah penugasan dengan berbagai permasalahan dan ancaman yang mungkin timbul, lakukan analisa situasi dengan cepat, tepat, agar terhindar dari kesalahan dalam setiap pengambilan keputusan. setiap menemui hambatan segera adakan komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait. jaga nama baik satuan.”
“Hindari segala bentuk pelanggaran dan perbuatan yang tidak terpuji, jangan pernah ragu, karena pada hakikatnya tugas yang kita laksanakan adalah ibadah.”
“Pelihara kesehatan, keselamatan dan keamanan serta tingkatkan keimanan dan ketakwaan dalam setiap pelaksanaan tugas, dengan cara memperbanyak kegiatan ibadah sesuai agama masing-masing, sekali lagi saya berpesan, cintailah diri mu sendiri dan keluarga mu, maka engkau mencintai satuan mu, atas nama seluruh warga Korem 043/Gatam, saya mengucapkan selamat bertugas. do’a kami semua warga Korem 043/Gatam senantiasa menyertai langkah, tugas dan pengabdian kalian,” tutup Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Drajad Brima Yoga,S.I.P.,M.H.
Turut Hadir pada kegiatan pemberangkatan Personel Satgas Apter Korem 043 Gatam Tahun 2021, Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Dendi Suryadi, S.H.,M.H, Para Kasi Korem 043/Gatam, Dandenma Korem 043/Gatam, dan Ka Balakrem 043/Gatam. (rls)
Ekonomi dan Bisnis
HIPMI Lampung Dorong Sinergi Pengusaha, Pemerintah dan OJK Lewat FORBISDA 2026
Ampunnews Bandar Lampung – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Lampung menggelar kegiatan Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) Tahun 2026 di Hotel Emersia, Senin (11/05/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang penguatan jejaring usaha, peningkatan literasi keuangan, serta kolaborasi strategis antar pelaku usaha muda di Provinsi Lampung.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Lampung periode 2025–2028, Gilang Ramadhan beserta jajaran pengurus HIPMI Lampung. Turut hadir mewakili Gubernur Lampung dari unsur Bappeda Provinsi Lampung, Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol. A.F. Indra Napitupulu, serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dari OJK hadir Dwi Krisna Yudi Pramono yang turut memberikan sambutan sekaligus pemaparan terkait pentingnya literasi dan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.
Kegiatan FORBISDA ini dipimpin oleh Ketua Pelaksana Arienaldo Rahman yang menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi ruang strategis bagi para pengusaha muda untuk memperkuat konektivitas bisnis, memperluas wawasan usaha, serta membangun kolaborasi lintas sektor di Lampung.
“FORBISDA bukan hanya forum diskusi bisnis, tetapi juga wadah mempertemukan ide, inovasi, dan peluang kolaborasi antar pengusaha muda daerah. Kami ingin HIPMI Lampung menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang adaptif dan berdaya saing,” ujar Arienaldo dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Lampung, Gilang Ramadhan, menegaskan pentingnya sinergi antara pengusaha, pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga jasa keuangan dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, tantangan dunia usaha saat ini menuntut para pelaku usaha muda untuk lebih inovatif, cerdas dalam pengelolaan keuangan, serta memahami regulasi dan perlindungan konsumen di era digitalisasi ekonomi.
“Kami ingin pengusaha muda Lampung tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga memiliki pemahaman kuat terhadap tata kelola usaha yang sehat, transparan, dan berkelanjutan,” kata Gilang.
Dalam kesempatan tersebut, OJK menjadi salah satu fokus utama pembahasan seminar. Dwi Krisna Yudi Pramono menekankan bahwa literasi keuangan menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan terpercaya.
Ia menjelaskan bahwa OJK terus mendorong edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha agar semakin memahami produk dan layanan jasa keuangan, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap investasi ilegal, pinjaman online ilegal, serta berbagai bentuk kejahatan keuangan digital.
“OJK hadir tidak hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dan pelaku usaha dalam menciptakan sektor jasa keuangan yang aman, sehat, dan inklusif. Pengusaha muda harus memahami pentingnya perlindungan konsumen dan pengelolaan keuangan yang bijak agar usaha dapat tumbuh berkelanjutan,” ujar Dwi Krisna Yudi Pramono.
Selain memberikan edukasi terkait perlindungan konsumen dan perilaku pelaku usaha jasa keuangan (PUJK), OJK juga membuka ruang diskusi interaktif bersama peserta seminar terkait akses pembiayaan UMKM, digitalisasi layanan keuangan, hingga tantangan pengusaha muda dalam memperoleh permodalan usaha.
Kehadiran Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol. A.F. Indra Napitupulu turut memperkuat pesan pentingnya stabilitas keamanan dan kondusivitas daerah sebagai faktor pendukung pertumbuhan investasi dan dunia usaha di Lampung.
Forum bisnis ini diikuti peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung, mulai dari pengusaha muda, pelaku UMKM, komunitas bisnis, hingga unsur organisasi kepemudaan. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi seminar, diskusi, dan networking bisnis yang berlangsung sepanjang kegiatan.
Melalui FORBISDA 2026, HIPMI Lampung berharap tercipta kolaborasi nyata antara pengusaha muda, pemerintah, dan lembaga strategis seperti OJK dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. (Gus)

