Connect with us

Politik

Nakhoda Gerindra Lampung yang Baru Segera Tiba

Published

on

Foto: ilustrasi Nakhoda Gerindra Lampung yang baru

 

Alteripost.co, Opini-
Awal tahun 2022 ini mulai banyak dinamika yang terjadi, khususnya di dunia perpolitikan di Provinsi Lampung. Banyak Perahu-perahu Partai Politik (Parpol) melakukan bongkar pasang secara besar-besaran pada masing-masing komposisi internalnya. Selain itu, santer kabar bahwa bakal ada pergantian di pucuk tertinggi kursi perahu Gerindra Lampung.

Terlepas dari itu semua, publik tentu menunggu dan bertanya-tanya, siapakah sosok yang bakal jadi nakhoda Gerindra Lampung yang baru? Bagaimana kalibernya? Seperti apa ketokohannya? Mampukah dia membawa partai Gerindra regional Lampung berlabuh ke Dermaga-dermaga Eksekutif dan menjadi pemenang dalam konstelasi di 2024?.

Tentunya hal yang lumrah Asumsi-asumsi dan spekulasi muncul kepermukaan terkait Nakhoda Gerindra Lampung yang Baru Segera Tiba.

Jika di telisik, ada dua tokoh muda mendominasi pertarungan untuk menduduki singgasana kursi tertinggi di DPD Gerindra Lampung. Sosok pertama sebelumnya pernah menjadi nakhoda di kapal sebelah. Pesaing yang tidak kalah kuat tentu datang dari salah satu awak murni kapal Gerindra.

Pertarungan mereka berdua mulai jadi isu hangat dan banyak kabar-kabar burung telah sampai di telinga masyarakat. Wajar, Gerindra kan merupakan kapal yang punya muatan dan peran yang besar, sehingga kursi sang nakhoda merupakan jabatan yang prestisius.

Jika diamati dan dicermati, dua sosok yang berebut kursi nakhoda punya kans besar membawa perubahan bagi perahu Gerindra di perairan laut Lampung. Kembali ditakar, mereka punya peluang dan tujuan yang sama, tapi siapa yang lebih berpeluang?

Biar waktu yang menjawab dan beri ruang masyarakat yang menilai. Terpenting adalah menunggu sentuhan dari tangan sang nakhoda yang baru, harapannya tentu mampu membawa Perahu Gerindra Lampung berlabuh ke Dermaga-dermaga Eksekutif, dan menjadi pemenang di kompetisi 2024 mendatang. (Agus Ms)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Bangun Kesadaran Kebangsaan, Dedi Yuginta Edukasi Masyarakat tentang Pancasila

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, S.E., M.Si., mengajak masyarakat memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah berbagai tantangan sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Dedi saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang diikuti masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Kota Bandar Lampung itu menghadirkan dua narasumber, yakni Taufik Hidayatullah, S.Pd., dan Rahmat Navindra, S.IP., dengan Zulkarnain sebagai moderator. Turut hadir Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Irwansyah Agung, S.H.

Dalam sambutannya, Dedi mengatakan kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan menanamkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi dan media digital membuat anak-anak semakin mudah mengakses beragam informasi. Oleh karena itu, orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap konten yang diakses anak melalui YouTube, Google, media sosial, maupun televisi agar sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.

“Generasi saat ini perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, termasuk bagaimana mencintai bangsa kita sendiri. Orang tua juga harus memperhatikan apa yang ditonton anak-anak melalui internet dan media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber Rahmat Navindra, S.IP., mengawali pemaparannya dengan mengajak peserta meneriakkan Salam Pancasila. Ia menjelaskan bahwa kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya DPRD memberikan pendidikan politik dan kebangsaan kepada masyarakat.

Rahmat kemudian memaparkan empat konsensus dasar kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keberagaman, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya.

Ia menegaskan, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Narasumber lainnya, Taufik Hidayatullah, S.Pd., mengawali penyampaian materinya dengan membangkitkan semangat nasionalisme melalui seruan, “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”

Taufik menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, termasuk peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting persatuan nasional dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda memuat tiga ikrar utama, yakni bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai-nilai Pancasila, memperkuat semangat nasionalisme, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Yan)

Facebook Comments Box
Continue Reading