Connect with us

Lampung Tengah

Bupati Musa Lantik Kakam Pujodadi

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Lampung Tengah-
Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Musa Ahmad melantik Kepala Kampung (Kakam) Pegantian Antar Waktu (PAW) Kampung Pujodadi Kecamatan Trimurjo, Rabu (13/7/2022) di Balai Kampung Pujodadi.

Bupati Musa didampingi Dandim 0411/KM, Anggota DPRD, Kepala Perangkat Daerah terkait,Camat, Forkopimcam serta Kepala Kampung se Kecamatan Trimurjo.

Dalam Laporannya Camat Trimurjo Suparyono mengatakan, Pemilihan Kepala Kampung PAW diadakan pada tanggal 19 Juni 2022 dengan tiga calon yang mengikuti dan dalam pemilihan tersebut terpilih Wahyu Setiawan menjadi Kepala Kampung Pujodadi, yang sebelumnya di Jabat sementara oleh Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Kampung Pujodadi Chandra Depta yang menggantikan Kepala Kampung Pujodadi yang meninggal dunia yakni Alm. Muchtar.

Sementara itu Bupati Lamteng Musa Ahmad mengucapkan, selamat kepada Kepala Kampung Terpilih Wahyu Setiawan dan mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan juga pengabdian dari Pjs. Kepala Kampung Pujodadi Sebelumnya.

Bupati Musa berharap kepada Wahyu Setiawan, untuk segera menyesuaikan dengan program kegiatan yang sudah dijalankan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat.

Musa Ahmad juga mengatakan, bahwa Kepala Kampung Merupakan ujung tombak Pemerintah Daerah di tingkat masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Tinjau Jalan Gunung Batin–Daya Murni, Gubernur Mirza Tegaskan Tak Tolerir Pekerjaan Asal-asalan

Published

on

Alteeipost Lampung Tengah – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin–Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, terutama pada titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas jalan sepanjang 12 kilometer tersebut diketahui telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat yang melintas.

“Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin–Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol,” ujar

Gubernur di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, kerusakan jalan dipicu oleh maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyoroti ketimpangan antara kapasitas jalan provinsi dengan beban kendaraan yang melintas.

“Jalan provinsi itu maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton,” tegasnya.

Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menjelaskan bahwa saat ini tim di lapangan melakukan penanganan sementara guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setelah itu, perbaikan akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.

Ia juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan sebelumnya yang dinilai tidak memenuhi standar. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan ketebalan lapis bawah (base) yang tidak sesuai spesifikasi.
“Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas dapat berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading