Connect with us

Ruwajurai

Di Komando Desca, Persiwo Lampung Bidik Hasil Terbaik di Porwanas

Published

on

Foto: istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Siap berlaga di ajang Porwanas Malang November mendatang, Seksi Wartawan Olahraga (Persiwo) PWI Lampung menggelar pencanangan pelatihan Provinsi (Pelatprov) 2022 di aula KONI Pkor Lampung, Sabtu (01/10/2022).

Dalam amanatnya, ketua PWI Lampung Wirahadikusumah mengatakan bahwa bagi setiap atlet, serta kontingen agar kompak dan memberikan hasil terbaik untuk mengharumkan nama Provinsi Lampung.

“Saya berharap kerjasama yang baik bagi kontingen, atlet dan semua pihak, mari kita sukseskan porwanas ini dengan memberikan hasil terbaik untuk mengharumkan nama Provinsi Lampung,” ujar Wirahadikusumah optimis yang diamini ketua SIWO PWI Lampung, Muslim Pranata.

Senada dengan ketua PWI, Komandan Kontingen sekaligus Plt Kadispora Lampung Descatama menyebut, perlu adanya kekompakan seluruh unsur kontingen, untuk satu tujuan yakni suksesi Porwanas.

“Kita harus saling semangat dan menyemangati, mari kita bersama-sama mensukseskan porwanas sebagai ajang nasional untuk berlaga dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mengimbau, agar kekompakan dan kesiapan yang sudah berjalan terus dijaga, semua itu perlu diperhatikan untuk saling terbuka.

“Kita jaga kesolidan kita, sesuai amanat dari Bapak Gubernur Arinal, untuk terus menggenjot kejayaan olahraga di berbagai bidang dan Cabor, apalagi dalam waktu dekat ini menjelang Porprov,” lanjutnya.

Terpenting kata Desca, saat ini Lampung terus berusaha maksimal untuk olahraga Lampung berjaya, semua cabor dikebut aktif dan setiap atlet dituntut maksimal dalam setiap laga yang dijalani.

Gubernur Arinal memberikan fokus yang luar biasa untuk olahraga Lampung, itu terbukti dari rekomendasi Kemenpora, pertama untuk alih fungsi saburai yang dipindahkan ke PKOR, dan kedua soal sport center, sebagai penunjang sarana dan prasarana.

“Dua rekomendasi itu tentu perlu disukseskan bersama agar jelas arah pembangunan Lampung khususnya di bidang olahraga, kemaren PON kita masuk 10 besar. Semoga di Porwanas ini kita dapat lebih maksimal lagi dalam menorehkan prestasi,” ucap Descatama.

Dalam kesempatan itu juga turut hadir Ketua Komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan. Ia pun berpesan agar dengan support dari berbagai pihak, PWI dapat memaksimalkan anggaran dan membuahkan prestasi untuk kebanggaan masyarakat Lampung.

“Tetap tertib administrasi, kita bayar dengan prestasi yang baik untuk kebaggaan Lampung, ” Yanuar menambahkan.

Diketahui saat ini Seksi Wartawan olahraga Lampung memiliki sembilan (9) cabang olahraga cabor, dengan diperkuat sebanyak 86 orang atlet dan official.

Sembilan cabor yakni, Atletik, Billiar, Futsal, Bridge, Tenis Meja, Tenis Lapangan, Catur dan E-Sports ditambah satu non medali yaitu Fotografi.

Atlet dan kontingen SIWO PWI Lampung dijadwalkan barangkat via darat pada tanggal 19 November dan kembali 28 November nanti dengan acara puncak pada tanggal 21 sampai 27 November 2022 di Malang Raya. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ruwajurai

Dari Gereja untuk Kemanusiaan, GPIB Marturia Lampung Perkuat Ketangguhan Masyarakat

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana, Satgas Pelayanan Bencana (Satgas PB) GPIB Jemaat Marturia Lampung menggelar Pelatihan Tanggap Bencana pada Sabtu (30/5/2026) di Saung Sekar dan Senin (1/6/2026) di Kolam Renang Unila dan penutupan kegiatan di Saung Sekar Bandar Lampung.

Mengusung tema “Siap, Peduli, Bertindak!”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen gereja dalam membangun jemaat yang peduli dan siap siaga terhadap sesama, serta siap memberikan pelayanan kemanusiaan saat terjadi bencana.

Pelatihan diikuti oleh anggota jemaat bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) kota Bandar lampung. Dalam pelatihan ini, peserta yang berjumlah 30 orang, mendapatkan pembekalan mengenai penanganan darurat, mitigasi risiko bencana, koordinasi bantuan kemanusiaan, hingga langkah-langkah penyelamatan dasar yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi krisis.

Kegiatan pelatihan dibuka oleh Ketua Majelis Jemaat GPIB Marturia Lampung ibu Pdt Deasy Elizabeth Watimena Kalalo. “Dengan pelatihan ini diharapkan peserta dapat memperoleh pemahaman dan pengetahuan yg luas dlm penanggulangan bencana, saling tolong menolong dlm situasi apapun baik antar jemaat maupun di tengah masyarakat serta menjadi Garda terdepan dlm menghadapi bencana” ungkapnya.

Disisi lain, Ketua panitia kegiatan sekaligus Ketua Satgas, Charles Case, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas jemaat agar mampu merespons bencana secara cepat, tepat, dan terorganisasi. Selain membekali peserta dengan pengetahuan teoritis, kegiatan juga diisi dengan simulasi penanganan bencana untuk memperkuat keterampilan di lapangan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin membangun budaya kesiapsiagaan di lingkungan jemaat. Bencana dapat terjadi kapan saja, sehingga diperlukan sumber daya manusia yang siap, peduli, dan mampu bertindak dengan baik,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam mendukung pelayanan kemanusiaan serta membantu masyarakat saat menghadapi situasi darurat.

Melalui pelatihan tanggap bencana ini, GPIB Jemaat Marturia Lampung menegaskan perannya tidak hanya sebagai wadah pembinaan iman, tetapi juga sebagai komunitas yang aktif membangun ketangguhan masyarakat dan siap hadir memberikan pertolongan bagi sesama yang membutuhkan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading