Connect with us

Ruwajurai

Rayakan Harlah Alteripost ke-3, Berbagi Kebahagiaan dan Berbuat Untuk Umat

Published

on

Foto: kegiatan Harlah Alteripost ke-3 dilangsungkan di Panti Asuhan As-Saminah (istimewa)

 

Alteripost, Bandarlampung-
Dalam memperingati Hari Lahir (Harlah) media Alteripost yang ke-3, segenap jajaran melangsungkan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) bersama anak yatim di Panti Asuhan As-Saminah di Kelurahan Penegahan Raya, Bandarlampung, Rabu (23/11/2022) malam.

Kegiatan yang dibalut dengan sederhana tapi bermakna ini berjalan lancar serta diwarnai senyuman menandakan kebahagiaan yang dirasakan Adik-adik di Panti Asuhan As-Saminah.

Mewakili segenap jajaran, Redpel Alteripost, Agus Maulud Sihotang, mengucap syukur kepada Allah SWT yang telah meridhoi kegiatan ini sehingga berjalan dengan lancar.

Menurut Agus, selain potong tumpeng dan menyerahkan bantuan berupa paket Sembako, pada kesempatan itu juga pihaknya memberikan santunan kepada masing-masing adik panti.

“Alhamdulillah, kegiatan Baksos di Panti Asuhan As-Saminah berjalan lancar,” ucapnya.

Ia pun menuturkan, tema yang diusung dalam Harlah Alteripost ke-3 adalah Berbagi Kebahagiaan dan Berbuat Untuk Umat. Selain itu, sesuai anjuran bahwa sesama manusia memang diciptakan untuk saling tolong menolong.

“Tema yang kita usung kali ini adalah Berbagi Kebahagiaan dan Berbuat Untuk Umat. Niat baik kita dapat terwujud, meskipun belum maksimal tetapi setidaknya bermanfaat dan dirasakan langsung oleh Adik-adik panti,” pungkasnya.

Ia pun menghaturkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung media Alteripost agar tetap kredibel dan eksis di tengah persaingan arus informasi yang semakin kompetitif.

“Di usia media Alteripost yang terbilang masih cukup muda ini (tiga tahun), banyak yang harus dibenahi dan ditingkatkan lagi. Terutama dalam hal menyajikan informasi, khususnya kepada masyarakat Lampung,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Agus kembali mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan dukungan dari berbagai pihak dalam memeriahkan rangkaian acara Harlah Alteripost yang ke-3.

“Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kontribusi dari berbagai pihak yang telah memeriahkan rangkaian acara Alteripost yang ke-3 ini. Semoga Allah SWT membalas kebaikan dan kita semua senantiasa selalu dalam lindungan-Nya, serta diberikan kesehatan jasmani dan rohani, Aamiin,” pintanya. (Red)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ruwajurai

BI Lampung: Inflasi 0,19 Persen, Stabil di Tengah Tekanan Global

Published

on

Alteripost Lampung – Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Lampung pada Maret 2026 mengalami inflasi sebesar 0,19 persen (month to month/mtm), lebih rendah dibandingkan Februari 2026 yang tercatat 0,36 persen (mtm). Angka ini juga sejalan dengan rata-rata inflasi Februari dalam tiga tahun terakhir yang berada di level 0,19 persen.

Secara tahunan, inflasi Lampung tercatat sebesar 1,16 persen (year on year/yoy), lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 3,48 persen (yoy).

Inflasi Maret terutama didorong oleh kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta transportasi. Komoditas utama penyumbang inflasi antara lain daging ayam ras (0,05 persen), bensin (0,04 persen), telur ayam ras (0,03 persen), dan beras (0,03 persen).

Kenaikan harga pangan tersebut dipicu meningkatnya permintaan selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 2026.

Sementara itu, kenaikan harga bensin dipengaruhi penyesuaian harga BBM non-subsidi oleh PT Pertamina pada 1 Maret 2026, seiring dinamika harga minyak global.

Di sisi lain, tekanan inflasi tertahan oleh penurunan harga sejumlah komoditas. Cabai merah dan tomat masing-masing memberikan andil deflasi sebesar -0,09 persen dan -0,02 persen (mtm), seiring meningkatnya pasokan dari sentra produksi di Pesawaran dan Lampung Tengah.

Selain itu, penurunan harga emas dunia turut menekan harga emas perhiasan dengan andil -0,02 persen.

Ke depan, Bank Indonesia (BI) melalui Kantor Perwakilan (KPw) Lampung memprakirakan inflasi tetap terjaga dalam sasaran 2,5±1 persen (yoy) hingga akhir 2026. Meski demikian, sejumlah risiko masih perlu diwaspadai.

Dari sisi inflasi inti, risiko berasal dari peningkatan permintaan akibat kenaikan UMP 2025 sebesar 5,35 persen yang direalisasikan bertahap sepanjang 2026, serta potensi kenaikan harga emas dunia di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Sementara itu, pada komponen volatile food, risiko dipicu oleh rendahnya realisasi tanam akibat curah hujan tinggi pada Maret 2026 yang berpotensi menekan hasil panen. Selain itu, berdasarkan analisis BMKG, curah hujan diprakirakan rendah pada April–September, serta adanya potensi El Nino lemah pada semester II yang dapat mengganggu produksi pangan dan hortikultura.

Dari sisi administered prices, risiko inflasi berasal dari potensi kenaikan harga BBM akibat fluktuasi harga minyak dunia, serta dampak lanjutan kenaikan tarif Tol Lampung ruas Bakauheni–Terbanggi Besar terhadap biaya transportasi dan harga barang.

Dalam upaya menjaga stabilitas harga, BI bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung terus memperkuat strategi pengendalian inflasi melalui pendekatan 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Langkah konkret yang dilakukan antara lain operasi pasar beras, penguatan kerja sama antar daerah, perbaikan distribusi pangan, hingga optimalisasi komunikasi publik guna menjaga ekspektasi inflasi di tengah ketidakpastian global.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading