Lampung
Pemprov Lampung Gelar Seleksi Calon Peserta Gita Bahana Nusantara 2023
Alteripost.co Bandar Lampung – Gubernur Lampung diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Drs. Intizam membuka acara Audisi Gita Bahana Nusantara (GBN) Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2023, di Ruang Abung Balai Keratun, Selasa (16/05/2023).
GBN merupakan grup paduan suara dan orkestra yang terdiri dari vokalis dan pemusik terbaik hasil audisi dari seluruh Provinsi di Indonesia.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung turut berpartisipasi dalam ajang seleksi peserta audisi Gita Bahana Nusantara Tahun 2023 yang dilaksanakan mulai dari pendaftaran secara daring pada bulan April 2023, dan seleksi yang akan dilaksanakan secara luring mulai hari ini 16 Mei 2023 bertempat di Ruang Abung Balai Keratun.
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sangat mengapresiasi diselenggarakannya acara Audisi Paduan Suara GBN ini, hal tersebut disampaikan dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur bidang Kemasyarakatan dan Sumber daya manusia Intizam.
“Atas nama Pemprov Lampung saya mengapresiasi dan menyambut baik diselenggarakannya audisi paduan suara GBN ini,” ucapnya.
Audisi ini adalah langkah awal untuk menyeleksi putra-putri terbaik Provinsi Lampung, yang nantinya akan diikutsertakan dalam tim paduan suara pada acara detik-detik peringatan hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 di istana Negara Jakarta.
Gubernur menyampaikan, bahwa Keikutsertaan perwakilan GBN Provinsi lampung dalam Paduan suara memperingati HUT kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 di Istana Negara, merupakan sebuah kehormatan yang sangat besar bagi Provinsi Lampung.
“Anda-anda semua adalah duta-duta musik kami yang akan membawa semangat dan keindahan Lampung ke panggung nasional, saya yakin kepandaian dan kepiawaian adik-adik dalam bernyanyi akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Lampung,” ucapnya.
GBN hadir sebagai wadah ekspresi seni dan budaya generasi muda yang inklusif dari seluruh Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke khususnya Provinsi Lampung.
Provinsi Lampung patut berbangga karena salah satu lagu Lampung yang berjudul “Sai Bumi Ruwa Jurai” pernah dibawakan oleh Paduan suara GBN dalam acara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia ke -77 tahun 2022 yang lalu.
Dalam mewujudkan konsistensinya GBN terus melakukan pembinaan terhadap generasi muda, serta memupuk semangat nasionalisme dan patriotisme untuk memperkuat karakter dan jati diri bangsa yang berbudaya.
Mengakhiri sambutannya Gubernur berharap, agar dewan juri yang terdiri dari kalangan profesional, perwakilan organisasi dan lembaga yang kompeten dapat menilai dan memilih peserta audisi yang betul-betul memiliki kemampuan olah vokal yang baik sehingga dapat menjadi wakil terbaik Provinsi Lampung dalam acara Paduan Suara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia ke-78.
Sementara itu bertindak sebagai Dewan Juri Daerah antata lain : Drs. Sutargo,S.Sn, Dra. Nursiti Mediastuti,S.Sn. dan Dewan Juri Pusat, Purwacaraka mewakili Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Acara audisi ini diikuti oleh 100 orang peserta yang terseleksi dari ribuan peserta yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa se-Provinsi Lampung.
Selanjutnya dari 100 orang peserta audisi ini akan dipilih Empat Peserta dengan jenis Suara Sopran, Alto, Tenor dan Bass terbaik dan akan mewakili Pemprov Lampung untuk bergabung dengan Gita Bahana Nusantara Pusat. (*).
Lampung
Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Selalu Merawat Persatuan
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur, Kamis (1/10/2026).
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan membacakan amanat tertulis Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.
Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tahun ini menjadi pengingat strategis bahwa persatuan bangsa adalah fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita kesejahteraan bersama.
Sekdaprov Marindo Kurniawan menekankan bahwa tantangan kebangsaan saat ini kian kompleks seiring masifnya arus digitalisasi.
“Namun tantangan zaman ini memang berbeda. Ancaman terhadap persatuan kita ini datang lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan yang memecah belah. Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam sikap sehari-hari,” ujar Sekdaprov membacakan sambutan Gubernur.
Bagi Pemprov Lampung, nilai-nilai luhur Pancasila wajib menjadi kompas moral dan pedoman operasional di setiap lini pembangunan daerah. Pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada target pertumbuhan statistik semata, melainkan wajib menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan hasil bagi seluruh elemen masyarakat.
“Inilah pembangunan yang berlandaskan Pancasila. Pembangunan yang menempatkan manusia sebagai tujuan utama dan kesejahteraan masyarakat sebagai orientasinya. Karena itu, jalan yang kita bangun harus membuka akses dan kesempatan ekonomi,” katanya.
“Pendidikan yang kita bangun harus membuka masa depan generasi muda. Pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh masyarakat. Pembangunan pertanian harus meningkatkan kesejahteraan petani, serta pemberdayaan UMKM harus membuka kesempatan masyarakat untuk tumbuh dan mandiri,” lanjutnya lagi.

Menutup sambutannya, Sekdaprov Marindo mengajak jajaran aparatur pemerintah dan segenap elemen masyarakat Lampung untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum merawat persatuan melalui aksi nyata sehari-hari.
“Pancasila tidak akan kuat hanya karena kita peringati setiap tahun. Pancasila kuat karena kita rawat setiap hari lewat sikap jujur, adil, dan saling menghargai. Tugas kita adalah memastikan nilai-nilai itu diwariskan utuh kepada generasi berikutnya, dan kita menjaganya dengan bekerja, bergotong royong, dan merawat persaudaraan,” pungkasnya.
Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh perwakilan pimpinan DPRD Provinsi Lampung, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, instansi vertikal, pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Lampung, personel TNI/Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung.
Di akhir upacara, juga dilakukan penyerahan tali asih oleh Sekdaprov bagi tiga ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memasuki masa purna bakti. (Rls)

