DPRD
Anggota Komisi V DPRD Veri Agusli: Generasi Muda Bangsa Dapat Menjaga Persatuan Dan Kesatuan
Alteripost.co Tulang Bawang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Veri Agusli HTB dapil VI yang meliputi Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat dan Mesuji menghadiri upacara HUT Republik Indonesia ke-78 yang bertempat di lingkungan SMK Negeri 1 Menggala.
Veri Agusli anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung menyampaikan dalam peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 ini harusnya menjadi momentum untuk generasi penerus bangsa dapat menjaga persatuan dan kesatuan.
“Ini menjadi momentum untuk generasi muda bangsa dapat menjaga persatuan dan kesatuan dalam menjaga NKRI,” ungkap politisi Partai Gerindra, Kamis (17/08/2023) seperti dilansir Kinni.id.
Dirinya juga memaknai HUT Republik Indonesia ke-78 provinsi Lampung dapat melaju untuk maju lebih baik. Baik dalam bidang pendidikan dan juga infrastruktur jalan yang akan menunjang perekonomian serta pendidikan untuk melahirkan generasi emas di tahun emas 2045.
“Untuk provinsi Lampung khususnya semoga pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur dan lainnya dapat melaju lebih baik. Supaya terlahirnya generasi emas di tahun emas,” tambahnya.
Kegiatan upacara tersebut juga dihadiri oleh Hevita sari HTB anggota DPRD tulang bawang partai gerindra, camat menggala timur dan seluruh kepala kampung se-kecamatan menggala timur.
Diakhiri dengan pemotongan tumpeng dalam memeriahkan acara peringatan HUT RI Ke-78. (*)
DPRD
DPRD Lampung Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap 379 Kasus Narkoba
Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengapresiasi kinerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta jajaran yang berhasil mengungkap 379 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Krakatau 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Deni pada Senin (28/9/2026). Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram, ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta barang bukti lainnya.
Total nilai ekonomis barang bukti yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.
Menurut Deni, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari dampaknya terhadap upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.
“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Deni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga. Upaya pencegahan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.
Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.
“Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.
Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba, terutama melalui edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika.(*)

