Connect with us

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Terima Bantuan 25 Lampu PJU Tenaga Surya Dari Kemenhub RI

Published

on

Alteripost.co Tubaba – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) menerima bantuan sebanyak 25 lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) Tenaga Surya (Solar Cell) dari Kementerian Perhubungan RI melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Wilayah Lampung. Hal ini merupakan tindak lanjut atas usulan yang diajukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Tubaba sebelumnya kepada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Wilayah Lampung.

Adapun 25 titik PJU bertenaga surya tersebut akan dipasang pada ruas jalan provinsi yang menuju pintu Tol Menggala, yaitu ruas jalan Tiyuh/Desa Panaragan sampai Tiyuh Penumangan.

Di mana pada ruas jalan ini terdapat salah satu ikon pariwisata Kabupaten Tubaba yaitu Patung Empat Marga, serta kompleks Kantor Pemerintahan dan Kantor DPRD Kabupaten Tubaba.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tubaba A. Zulkifly, S.Sos., MT. mengatakan, lampu PJU tenaga surya itu merupakan bantuan teknis dari Kementerian Perhubungan RI melalui BPTD Kelas II Wilayah Lampung.

“Di rencanakan PJU Tenaga surya dimaksud akan segera terpasang dan sudah menyala terang pada minggu terakhir di bulan November 2023,” terang Kepala Dinas Perhubungan A. Zulkifly, S.Sos., MT. didampingi Kabid Prasarana Rudi Saputra SE., MM dan Kasi AOB Lukman Hakim, SE.

Dengan adanya bantuan PJU tersebut, Zuklifly berharap dapat memberikan dampak positif dan memberikan rasa aman serta selamat kepada pengguna jalan yang akan melintasi pada saat malam hari.

“Saya harapkan juga masyarakat dapat bersama-sama ikut menjaga keberadaan lampu PJU tenaga surya tersebut”. Pungkasnya. (Ta).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Gubernur Mirza Tekankan Sinergi Desa dalam Musrenbang RKPD Tubaba 2027

Published

on

Alteripost Tubaba – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 yang digelar di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (4/3/2026).

Musrenbang mengusung tema “Mendorong Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas Sektor Unggulan dan Pemberdayaan UMKM”. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Bupati Tulang Bawang Barat Novriwan Jaya, Wakil Bupati Nadirsyah, unsur Forkopimda Tulang Bawang Barat, para lurah, camat, serta kepala tiyuh.

Dalam sambutannya, Bupati Novriwan Jaya menyampaikan bahwa fokus pembangunan Tulang Bawang Barat ke depan diarahkan pada sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan UMKM. Ia menegaskan arah pembangunan tersebut diselaraskan dengan program Presiden melalui Asta Cita serta program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung.

Novriwan juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam pelaksanaan pembangunan daerah dan berharap sinergi tersebut terus diperkuat.

Dalam arahannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa seluruh pemimpin yang hadir mengemban amanah besar untuk melayani masyarakat dan membawa kemajuan bagi Tulang Bawang Barat.

Ia menekankan bahwa pembangunan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kesamaan tujuan, kolaborasi yang kuat, sinergi lintas sektor, serta integritas seluruh pemangku kepentingan.

“Kekuasaan ditujukan untuk melayani rakyat. Kita harus punya satu tujuan yang sama. Hal ini tidak bisa dilakukan tanpa kolaborasi, sinergi, dan integritas seluruh stakeholder,” tegasnya.

Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung siap mendukung peningkatan nilai tambah komoditas desa melalui bantuan sarana seperti mesin pengering (dryer), pupuk organik, hingga teknologi pengolahan yang berpotensi meningkatkan nilai jual komoditas hingga 15–20%.

Di tengah keterbatasan fiskal, ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi mampu mengoptimalkan kewenangan dan potensi lokal secara kreatif dan inovatif.

Gubernur Mirza juga menginstruksikan agar penyusunan RKPD selaras dengan Asta Cita Presiden. Ia secara khusus menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, serta program Cek Kesehatan Gratis sebagai prioritas nasional yang harus mendapat dukungan optimal di tingkat desa.

Terkait Program Makan Bergizi Gratis, Gubernur meminta kepala tiyuh memaksimalkan peran BUMDes agar dapat menyuplai bahan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga perputaran ekonomi tetap berada di desa.

“Uangnya jangan sampai keluar dari tiyuh. Maksimalkan BUMDes agar menjadi pemasok dapur SPPG sehingga bermanfaat juga bagi desa dan masyarakatnya,” ujarnya.

Ia juga mendorong optimalisasi Koperasi Desa Merah Putih guna meningkatkan pendapatan desa sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Dalam bidang sumber daya manusia, Gubernur Mirza menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan serta memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah. Ia mendorong kepala tiyuh untuk aktif membantu menekan angka putus sekolah di wilayah masing-masing.

Terkait program Cek Kesehatan Gratis, Gubernur Mirza menginstruksikan kepala tiyuh untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Menurutnya, deteksi dini kondisi kesehatan sangat penting untuk mengidentifikasi potensi penyakit serta mendorong pola hidup yang lebih sehat.

“Karena program nasional dan daerah semuanya berfokus di desa, saya minta tolong kepada kepala tiyuh, berhasil tidaknya sangat tergantung kepada kepala tiyuhnya,” ujarnya.

Ia berharap penyusunan RKPD Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 benar-benar disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading