Connect with us

Ekonomi dan Bisnis

Gerakan Srikandi PLN Dukung Generasi Bebas Stunting di Lampung

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Gerakan Srikandi PLN menggelar Aksi Sosial Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak di Kelurahan Ketapang Kuala, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.

Bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kecamatan Panjang dan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Ketapang Kuala, kegiatan aksi ini bertujuan untuk menurunkan gangguan pertumbuhan pada anak atau dikenal dengan istilah stunting. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan kebutuhan gizi dan penyerahan bantuan pangan sebanyak 32 paket untuk anak dengan kondisi stunting dan dilaksanakan pada hari Senin, (5/12/2023).

General Manager PLN UID Lampung, Saleh Siswanto menjelaskan program pencegahan stunting merupakan wujud komitmen PLN untuk turut serta berkontribusi secara langsung dalam pencegahan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak di Indonesia. Sejalan juga dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tanpa Kelaparan, stunting menjadi isu nasional yang berkaitan dengan pembentukan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.

“Pemerintah saat ini memiliki komitmen untuk mewujudkan Generasi Emas 2045 yang harus dikawal bersama oleh berbagai instansi dengan menyelenggarakan berbagai program yang selaras dengan gagasan tersebut. Hal itulah yang menjadi landasan bagi PLN untuk terus mendukung upaya penurunan stunting di Indonesia,” jelas Saleh.

Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana BKKBN Kecamatan Panjang, Muhammad Yusuf menyambut baik program bantuan yang dilakukan oleh Srikandi PLN dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

“Penyerahan bantuan paket pangan sangat dibutuhkan masyarakat dalam upaya pemenuhan asupan gizi anak dan ibu hamil untuk mencegah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak,” jelasnya.

Dalam sambutannya Yusuf juga menambahkan imbauan kepada seluruh penerima bantuan agar dapat memanfaatkan bantuan paket pangan sebaik-baiknya dan terus semangat dalam menerapkan pola hidup sehat serta pemberian makanan gizi seimbang kepada anak-anak.

Sementara itu, Setiyadi selaku Lurah Ketapang Kuala juga turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PLN kepada 32 ibu dan anak yang berisiko terkena stunting.

“Saya mewakili warga Ketapang Kuala mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah peduli dengan kondisi tumbuh kembang anak maupun kesehatan ibu hamil yang ada di kelurahan kami. Kami yakin bantuan ini dapat bermanfaat bagi ibu-ibu yang saat ini sedang mengupayakan agar anaknya terbebas dari kondisi stunting,” tutupnya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi dan Bisnis

Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji

Published

on

Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.

Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.

Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.

Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.

Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.

“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.

Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading