Connect with us

Lampung

Danrem 043/Gatam Dampingi Kepala BNPB Tinjau Penyekatan Arus Balik Mudik di Bakauheni

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Lampung Selatan-
Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Drajad Brima Yoga S.I.P.,M.H., bersama Kapolda Lampung Irjen Pol Drs Hendro Sugiatno M.M., dampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Doni Munardo meninjau pelaksanaan penyekatan arus balik mudik di pelabuhan ASDP Bakauheni Lampung Selatan, Sabtu (15/05/2021).

Pelaksanaan peninjauan ini dilakukan ke pos-pos penyekatan gabungan TNI, Polri serta Dinas terkait dari Pemerintah daerah disekitar pintu masuk dan pintu keluar pelabuhan ASDP Bakauheni.

Rombongan Kepala BNPB melihat langsung kegiatan yang dilaksanakan oleh para petugas di lapangan dengan melaksanakan rapid tes bagi calon penumpang yang tidak memiliki surat keterangan sehat dari pihak kesehatan bagi warga, yang akan melakukan penyeberangan dalam rangka mengatur keluar dan masuknya para pemudik yang memungkinkan akan membawa penularan wabah Covid-19 baik dari luar maupun dari wilayah Sumatra dimana pelabuhan Bakauheni adalah pelabuhan penghubung pulau Sumatera dan pulau Jawa.

Sebelumnya petugas sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menghimbau serta melarang para warga masyarakat agar tidak melakukan mudik, namun hal ini dilakukan untuk mengantisipasi para warga yang akan melakukan penyeberangan dengan tujuan Sumatra maupun tujuan ke pulau Jawa yang mungkin dalam pelaksanaan penyekatan lolos dari penjagaan petugas di lapangan.

Saat melakukan peninjauan rombongan Kepala BNPB berkesempatan memberikan bantuan secara simbolis minuman botol bervitamin sejumlah 5000 botol kepada Pemda Provinsi Lampung untuk dibagikan kepada para petugas lapangan. Selesai peninjauan di lapangan Kepala BNPB memimpin rapat Koordinasi dengan mendengarkan paparan dari Kapolda Lampung dan paparan dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tentang pelaksanaan penyekatan arus lalu lintas mudik lebaran tahun 2021 serta perkembangan wabah Covid-19 di Wilayah provinsi Lampung,dilanjutkan melakukan Vidio Telecoference dengan Menteri Koordinator Perekonomian RI bertempat di ruang VVIP kantor ASDP pelabuhan Bakauheni.

Turut hadir dalam kegiatan ini, As Ops Panglima TNI Mayjen TNI Syafrudin, Drs Darminto Sekda Provinsi Lampung Mewakili Gubernur Lampung, Bupati Lampung Selatan H.Nanang Hermanto, Kasi Ops Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Slamet Winarto S.E.,Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol Wahyu Bintano, Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Inf Enrico Setyo Nugroho S.Sos.M.tr, Kapolres Lampung Selatan AKBP Zaki Alkazar Nasution S.H., Kadiskes Prov.Lampung Dr.Hj Reihana, Kadishub Provinsi Lampung Drs Idrus Effendi, Kolonel Czi Budi Irwan Korspri Ka BNPB dan General Manager ASDP Bakauheni Bpk Solihin. Kepala BPBD Lampung Selatan M. Darmawan. (rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

BPBD Lampung Bakal Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diimbau Waspadai Ancaman Bencana

Published

on

Foto: Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan siap memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait bentuk bantuan yang akan diberikan kepada daerah terdampak.

“Pemprov Lampung siap memberikan bantuan. Namun, saat ini kami masih menunggu arahan dari pusat. Nanti akan kami koordinasikan, termasuk dengan provinsi lain, terkait bantuan apa yang dibutuhkan,” kata Rudy, Minggu (16/8/2026).

Menurut Rudy, Lampung memiliki posisi strategis dalam penanganan kebencanaan karena menjadi salah satu provinsi di Sumatera yang masuk dalam 10 besar daerah yang memiliki kapasitas dan jejaring penanggulangan bencana.

Kondisi tersebut, kata dia, memungkinkan BPBD Lampung untuk berkoordinasi dengan daerah lain apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan bencana di wilayah NTT.

“Pada intinya BPBD Lampung siap jika nanti dibutuhkan untuk mengirimkan relawan ke NTT. Tentu semuanya akan kami laporkan terlebih dahulu kepada Pak Gubernur,” ujarnya.

Rudy menilai bencana gempa bumi yang terjadi di NTT menjadi pengingat bagi seluruh daerah, termasuk Lampung, untuk tidak lengah terhadap potensi bencana.

Lampung sendiri memiliki wilayah pesisir yang cukup luas dan berada di kawasan yang memiliki potensi aktivitas kegempaan serta ancaman tsunami. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi kemungkinan bencana.

“Gempa yang terjadi di NTT merupakan bagian dari dinamika atau siklus aktivitas di laut. Lampung juga memiliki wilayah pesisir. Kita juga memiliki potensi bencana, termasuk aktivitas Gunung Anak Krakatau dan ancaman tsunami,” jelasnya.

Rudy meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir Lampung, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami langkah-langkah evakuasi apabila terjadi gempa kuat maupun peringatan tsunami.

Menurutnya, upaya mitigasi tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat harus memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi bencana sebelum bantuan datang.

“Alhamdulillah, kita sudah memberikan pelatihan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat tetap tangguh dan mampu menghadapi musibah kapan pun datang,” katanya.

Rudy juga menyebut keberadaan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), termasuk dukungan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

Menurutnya, informasi peringatan dini harus segera direspons dengan tindakan nyata, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.

“EWS dan informasi dari BMKG sangat membantu. Tetapi yang paling penting adalah masyarakat memahami apa yang harus dilakukan ketika peringatan dini dikeluarkan,” ujarnya.

Di tengah musibah yang melanda NTT, Rudy menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.

“Atas nama BPBD dan Pemerintah Provinsi Lampung, kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi kepada saudara-saudara kita di NTT. Semoga para korban yang berada di lokasi segera mendapatkan bantuan, baik makanan maupun pengobatan dari pemerintah dan pihak terkait,” tuturnya.

Ia juga mendoakan masyarakat yang meninggal dunia akibat bencana tersebut agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik dan husnul khatimah. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan dengan baik,” pungkas Rudy. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading