Lampung
Percepatan Vaksinasi Covid-19, Polda Lampung Beserta Jajaran Buka Layanan Vaksinasi Setiap Hari
Alteripost.co, Bandarlampung-
Sinergitas TNI-Polri- Pemerintah Daerah serta dukungan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Lampung dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Lampung serta partisipasi dari masyarakat Provinsi Lampung, Polda Lampung optimis target 100 persen vaksinasi covid-19 di Provinsi Lampung dapat tercapai.
Hal ini dapat dilihat dari data harian Gerai Vaksin Presisi Polda Lampung dan jajaran, sampai dengan hari Jumat tanggal 15 Oktober sebanyak 20.435 masyarakat Provinsi Lampung yang sudah di vaksin covid-19 baik itu dosis pertama maupun dosis kedua.
Kabid Humas Polda lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan, berdasarkan data harian Gerai Vaksin Presisi dari Biro Operasi (Ro Ops) Polda Lampung per-tanggal 15 Oktober 2021, Polda Lampung dan jajaran telah melaksanakan vaksinasi covid-19 kepada warga masyarakat sebanyak 20.435 orang, dari 99 lokasi gerai vaksin presisi jajaran Polda Lampung.
“Capaian vaksinasi pada hari Jumat kemarin yaitu 20.500 dosis vaksin secara grafik rata rata melebihi dari target harian Polda Lampung”, ungkap Pandra. (16/10/2021)
Polda Lampung optimis target vaksinasi di Provinsi Lampung hingga bulan Desember mendatang dapat mencapai 100 persen dengan dukungan tenaga vaksinator yang cukup, dosis vaksin yang tersedia dan di tambah lagi dukungan gerai vaksinasi Korem 043 Gatam dan jajaran maupun gerai vaksinasi dari Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota, yang juga di buka setiap hari, serta partisipasi masyarakat Lampung.
“Sehingga dengan kegiatan ini kita harapkan ‘herd immunity’ di Provinsi Lampung dapat terbentuk secara menyeluruh,” ujar pandra.
Sebagai informasi, pada hari Sabtu Tanggal 16 oktober 2021 Polda Lampung membuka layanan vaksinasi di tiga lokasi yaitu, Mall Kartini, Bandar Lampung, rumah sakit Bhayangkara dan di desa Sri Mulyo Negeri Sakti Pesawaran mulai pukul 08.00 WIB.
“Polda Lampung menghimbau pada masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi baik dosis pertama ataupun dosis kedua, silahkan datang langsung baik itu ke Lokasi Gerai Vaksin Presisi Polda Lampung dan jajaran, gerai vaksinasi Korem 043 Gatam dan jajaran maupun gerai vaksinasi dari Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota, hanya dengan membawa fotokopi KTP atau KK bagi masyarakat yang belum memiliki KTP,” tutup Pandra. (Rls)
Lampung
Pemprov Lampung Perkuat Pengawasan Internal, Optimis Tata Kelola Pemerintahan Lebih Efektif dan Bersih
Alteripost.co, Bandarlampung- Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Jihan Nurlela, secara resmi membuka kegiatan Capacity Building Implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi (SPIP-T) menuju efektivitas dan efisiensi Rencana dan Anggaran di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Acara yang dihadiri oleh jajaran pimpinan perangkat daerah dan narasumber Kepala BPKP Lampung tersebut berlangsung di Gedung Pusiban, Senin (25/5/2026).
Dalam arahannya, Wagub Jihan Nurlela menegaskan bahwa posisi pemerintah saat ini berada di ruang terbuka yang diawasi secara langsung oleh seluruh elemen masyarakat. Oleh sebab itu, ia meminta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengubah pola pikir dalam penyusunan program kerja kedinasan.
”Kita hari ini sebagai pemerintah tidak boleh membuat suatu program yang penting buat program, tapi membuat program yang penting,” tegas Jihan Nurlela saat memberikan arahan.
Ia memandang momentum capacity building ini sangat strategis sebagai langkah evaluasi sekaligus persiapan menghadapi penilaian maturitas SPIP terintegrasi oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Ia mengimbau agar SPIP tidak lagi dianggap sebagai gugus kewajiban administratif, melainkan diinternalisasi menjadi ideologi dan budaya kerja harian.

Guna mempercepat perbaikan sistem pengendalian tersebut, Wagub menyampaikan lima poin arahan utama yang wajib diimplementasikan oleh seluruh jajaran perangkat daerah. Poin pertama yang ditekankan secara lugas adalah mengenai penguatan komitmen pimpinan sebagai motor penggerak instansi.
Ia menekankan bahwa seorang pimpinan daerah harus memiliki rasa memiliki (owning) yang tinggi terhadap sistem dan instansi yang dipimpinnya.
Selanjutnya, Wagub Jihan menjabarkan empat arahan lainnya, yakni pentingnya mengedepankan integritas dalam kesatuan perencanaan dan kinerja agar tidak berjalan secara parsial; penerapan manajemen risiko yang efektif dan berkelanjutan pada tiap program; optimalisasi peran APIP (Inspektorat) sebagai quality assurance dan consulting partner; serta penanaman budaya integritas dan akuntabilitas di sanubari setiap Aparatur Sipil Negara (ASN).
Di akhir arahannya, Wagub Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi kepada Perwakilan BPKP Provinsi Lampung yang terus konsisten mendorong penguatan SPIP-T di lingkungan pemerintah daerah.
Sementara itu, Inspektur Provinsi Lampung, Bayana, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi para asesor serta memperkuat komitmen kepala daerah beserta jajaran kepala OPD dalam memitigasi risiko program kerja.
Inspektur Bayana melaporkan, tingkat kematangan (maturitas) SPIP Provinsi Lampung berada pada Level 3 (Terdefinisi) dengan skor 3.200, sementara indeks manajemen risiko berada pada angka 3,073. Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan peningkatan kualitas pengawasan internal secara berkala agar indeks efektivitas pengendalian korupsi dapat terus dioptimalkan.
Di sisi lain, Pemprov Lampung terus bergerak maraton dalam menyelesaikan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) temuan BPK serta menggenjot perbaikan nilai Survei Penilaian Integritas (SPI) yang pada tahun 2025 lalu mencatatkan skor 69. Kerja keras jajaran pengawasan internal dalam dua bulan terakhir menunjukkan progres signifikan, di mana pengembalian kerugian keuangan negara berhasil dioptimalkan hingga mencapai hampir Rp7 Miliar.
Guna menyelesaikan temuan menahun yang sulit ditindaklanjuti secara faktual, seperti kendala subjek yang telah meninggal dunia atau ketidakjelasan objek, Pemprov Lampung bekerja sama dengan BPK dan Asisten Datun akan menempuh mekanisme Sidang Tuntutan Ganti Rugi (TGR) untuk penghapusan administrasi keuangan sesuai jalur hukum yang berlaku.
Langkah tegas juga diupayakan dalam perluasan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Setelah kesuksesan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Daerah Provinsi Lampung meraih predikat ZI, Pemprov Lampung kini tengah mempersiapkan sejumlah OPD pelayanan publik lainnya, termasuk jajaran Dinas Pendidikan yang sosialisasinya akan mulai diakselerasi pada awal Juni mendatang.
Melalui penguatan kapasitas asesor dan komitmen kepemimpinan di setiap instansi, Pemprov Lampung optimistis seluruh target capaian akuntabilitas, penurunan risiko program, hingga pembersihan aspek administrasi pihak ketiga dapat diselesaikan secara tuntas pada tahun anggaran 2026 untuk menjaga marwah dan wibawa pembangunan daerah. (Red)

