Ruwajurai
Upaya Pemprov Lampung Buat Masyarakat Disiplin Taat Pajak Menuai Apresiasi Dewan
Alteripost.co, Bandarlampung-
Untuk mendorong masyarakat agar membayar pajak tepat pada waktunya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung di tahun 2022 berencana meluncurkan program pemberitahuan melalui Short Massage Service (SMS). Hal tersebut terungkap dalam rapat dengar pendapat (Hearing) beberapa waktu lalu antara Komisi III DPRD bersama pihak Bapenda Lampung.
Sekertaris Komisi III DPRD Lampung Hanifal mengatakan bahwa pihaknya mendorong program tersebut agar dapat terlaksana sesuai peruntukannya.
Menurut Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lampung tersebut, Bapenda memang mesti aktif dalam mensosialisasikan atau mengingatkan kepada masyarakat yang wajib pajak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Sambung Hanifal, langkah mensosialisasikan dan mengingatkan para wajib pajak tersebut, dampak positifnya untuk terus memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Provinsi Lampung.
“Kita dukung inovasi yang akan dilakukan pihak Bapenda Lampung, selagi itu dampaknya baik untuk memaksimalkan potensi PAD yang ada, maka kita support,” ujarnya baru-baru ini.
Di sisi lain, Kepala Bapenda Lampung melalui Sekertaris Badan Jon Novri mengatakan bahwa program tersebut secara umum, bentuknya hanya pengingat melalui SMS.
“Jadi ya teknisnya kita menginfokan kepada wajib pajak satu bulan sebelum jatuh tempo. Ini bentuknya sebagai pengingat saja kepada masyarakat agar disiplin dan taat membayar pajak,” ucapnya. (Gus)
Ruwajurai
Srikandi PLN UID Lampung Bekali Perempuan Disabilitas Keterampilan Pemasaran Digital
Alteripost Bandar Lampung – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui Srikandi PLN UID Lampung berkolaborasi dengan PLN Peduli menghadirkan program Women Support Women “Berdaya Tanpa Batas” untuk mendorong kemandirian ekonomi perempuan penyandang disabilitas.
Program ini diikuti 20 perempuan yang tergabung dalam Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL). Para peserta mendapatkan pembekalan keterampilan kewirausahaan sebagai upaya mengembangkan potensi diri sekaligus membuka peluang usaha produktif.
Sebelumnya, peserta telah mengikuti pelatihan pembuatan produk kuliner, khususnya siomay dan dimsum. Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan materi pengemasan produk (product packaging), pemasaran digital (digital marketing), serta pembuatan konten promosi (content creation) yang dipandu instruktur dari Rumah BUMN Bandar Lampung.
Tak hanya memberikan pelatihan keterampilan, Srikandi PLN UID Lampung bersama Rumah BUMN Bandar Lampung juga memfasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi komunitas. Fasilitasi ini diharapkan dapat mendukung legalitas usaha serta mempersiapkan pengembangan bisnis yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Ketua Srikandi PLN UID Lampung, Dewi Rahmi Putri, mengatakan program Women Support Women “Berdaya Tanpa Batas” merupakan wujud komitmen PLN dalam memperluas kesempatan bagi perempuan penyandang disabilitas untuk belajar, berkarya, dan mencapai kemandirian ekonomi.
Melalui program tersebut, PLN berharap peserta mampu meningkatkan keterampilan mengolah produk kuliner, memperbaiki kualitas kemasan, serta memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pemasaran.
“Setiap perempuan memiliki potensi untuk tumbuh dan berkarya, termasuk perempuan penyandang disabilitas. Kami berharap pembekalan ini dapat membuka peluang usaha, meningkatkan kemandirian, dan membantu peserta mewujudkan masa depan yang lebih baik,” ujar Dewi.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua Harian PKDL, Yunita Viriya. Ia mengucapkan terima kasih kepada PLN atas dukungan dan kerja sama dalam mendorong pemberdayaan perempuan penyandang disabilitas di Bandar Lampung.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Srikandi PLN UID Lampung atas dukungan dan kerja samanya bersama PKDL. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkesinambungan dan tidak berhenti sampai di sini, sehingga semakin banyak perempuan penyandang disabilitas mendapatkan kesempatan untuk berkembang, mandiri, dan berdaya,” ungkap Yunita.
Program Women Support Women “Berdaya Tanpa Batas” sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan keterampilan serta pembukaan peluang usaha produktif.
Program ini juga mendukung SDG 10 tentang Pengurangan Ketimpangan dengan mendorong akses dan kesempatan yang lebih setara bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi.
Melalui program tersebut, PLN UID Lampung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemberdayaan yang inklusif, sekaligus mendorong perempuan penyandang disabilitas agar semakin mandiri, produktif, dan berdaya secara ekonomi.(*)

