Ruwajurai
Sah!! Wirahadikusumah Menangkan Kontestasi Pemilihan Ketua PWI Lampung
Alteripost.co, Bandarlampung-
Eks Pemimpin Redaksi (Pimred) Radar Lampung Wirahadikusumah, terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung masa bakti 2021-2026, pada Konferensi Provinsi XI PWI Lampung, di Hotel Sheraton Bandar Lampung, Jumat (3/12/2021).
Wira sapaan akrabnya, bersama pasangannya yakni Andi Panjaitan memenangkan kontestasi Pemilihan Ketua dan Sekertaris PWI Lampung, mereka meraih 301 suara. Sedangkan, pesaingnya yakni Nizwar, yang juga mantan Pimred Radar Lampung meraih suara 178.
Sementara, pada pemilihan Ketua Dewan Kehormatan PWI Lampung, terpilih Iskandar Zulkarnain, Pimred Lampung Post, dengan 331 suara unggul dari Junaidi Djohan yang meraih 150 suara.
Pada pemilihan Ketua PWI ini tampil tiga calon yakni Juniardi yang meraih 5 suara, Nizwar, dan Wirahadikusumah. Sedangkan pada pemilihan Ketua DKP tampil tiga kandidat yakni Amiruddin Sormin, Iskandar Zulkarnain, dan Junaidi Djohan. Namun pada penyampaian visi dan misi calon, Amiruddin Sormin menyatakan mundur dari pencalonan.
Para pengurus terpilih ini diberikan waktu dua pekan dan paling lambat satu untuk menyusun formatur kepengurusan. Hadir pada Konferensi Provinsi XI PWI ini Ketua PWI Pusat Atal S. Depari. (*)
Ruwajurai
Dari Gereja untuk Kemanusiaan, GPIB Marturia Lampung Perkuat Ketangguhan Masyarakat
Alteripost Bandar Lampung – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana, Satgas Pelayanan Bencana (Satgas PB) GPIB Jemaat Marturia Lampung menggelar Pelatihan Tanggap Bencana pada Sabtu (30/5/2026) di Saung Sekar dan Senin (1/6/2026) di Kolam Renang Unila dan penutupan kegiatan di Saung Sekar Bandar Lampung.
Mengusung tema “Siap, Peduli, Bertindak!”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen gereja dalam membangun jemaat yang peduli dan siap siaga terhadap sesama, serta siap memberikan pelayanan kemanusiaan saat terjadi bencana.
Pelatihan diikuti oleh anggota jemaat bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) kota Bandar lampung. Dalam pelatihan ini, peserta yang berjumlah 30 orang, mendapatkan pembekalan mengenai penanganan darurat, mitigasi risiko bencana, koordinasi bantuan kemanusiaan, hingga langkah-langkah penyelamatan dasar yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi krisis.
Kegiatan pelatihan dibuka oleh Ketua Majelis Jemaat GPIB Marturia Lampung ibu Pdt Deasy Elizabeth Watimena Kalalo. “Dengan pelatihan ini diharapkan peserta dapat memperoleh pemahaman dan pengetahuan yg luas dlm penanggulangan bencana, saling tolong menolong dlm situasi apapun baik antar jemaat maupun di tengah masyarakat serta menjadi Garda terdepan dlm menghadapi bencana” ungkapnya.
Disisi lain, Ketua panitia kegiatan sekaligus Ketua Satgas, Charles Case, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas jemaat agar mampu merespons bencana secara cepat, tepat, dan terorganisasi. Selain membekali peserta dengan pengetahuan teoritis, kegiatan juga diisi dengan simulasi penanganan bencana untuk memperkuat keterampilan di lapangan.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin membangun budaya kesiapsiagaan di lingkungan jemaat. Bencana dapat terjadi kapan saja, sehingga diperlukan sumber daya manusia yang siap, peduli, dan mampu bertindak dengan baik,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam mendukung pelayanan kemanusiaan serta membantu masyarakat saat menghadapi situasi darurat.
Melalui pelatihan tanggap bencana ini, GPIB Jemaat Marturia Lampung menegaskan perannya tidak hanya sebagai wadah pembinaan iman, tetapi juga sebagai komunitas yang aktif membangun ketangguhan masyarakat dan siap hadir memberikan pertolongan bagi sesama yang membutuhkan.(*)

