Connect with us

Ruwajurai

SMSI Lampung Gelar Rakerda, Begini Program di 2022 Mendatang

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung gelar Rakerda di Sekertariat Jalan Gatot Subroto, Pahoman, Bandar Lampung.

Rapat Kerja Daerah (Rakerda) SMSI Lampung ini mendengarkan semua laporan pengurus SMSI Lampung dan kabupaten/kota se-Lampung baik yang telah dikerjakan selama tahun 2021 dan tahun 2022 mendatang.

Ketua SMSI Lampung Donny Irawan mengatakan, dengan kekuatan tim dan kekompakan maka pemberitaan tak terbendung. Mantan anggota DPRD Lampung ini juga memaparkan pentingnya verifikasi perusahaan media di Dewan Pers dan pentingnya wartawan untuk mengikuti uji kompetensi.

“Nanti di data wartawan dan media yang akan ikut uji kompetensi dan perusahaan yang mau terdaftar di Dewan Pers,” Rakerda 2021 SMSI Lampung, ‘Membangun Media Siber dengan Perkuat Organisasi Secara Profesional dan Mandiri’, Rabu 15 Desember 2021.

Pemilik media online saibumi.com ini mengatakan, SMSI bukan serta merta di pemberitaan, namun bagaimana untuk membesarkan perusahaan media dengan bersama-sama melalui wadah SMSI.

“Setiap minggu nantinya akan ada pemberitaan bersama untuk mengkritik pemerintah yang bertujuan untuk menjalin kekompakan dan mengawasi kinerja pemerintah,” ucapnya.

Di Rakerda SMSI tahun ini pengurus SMSI Lampung memberikan penghargaan pas beberapa pengurus kabupaten/kota di antaranya, pengurus SMSI Kota Metro mendapat penghargaan atas dedikasi menumbuh kembangkan SMSI, kemudian pengurus SMSI Lampung Tengah mendapat penghargaan karena penguatan anggota SMSI, dan pengurus SMSI Lampung Utara mendapat penghargaan atas etos kerja di SMSI. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ruwajurai

Dari Gereja untuk Kemanusiaan, GPIB Marturia Lampung Perkuat Ketangguhan Masyarakat

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana, Satgas Pelayanan Bencana (Satgas PB) GPIB Jemaat Marturia Lampung menggelar Pelatihan Tanggap Bencana pada Sabtu (30/5/2026) di Saung Sekar dan Senin (1/6/2026) di Kolam Renang Unila dan penutupan kegiatan di Saung Sekar Bandar Lampung.

Mengusung tema “Siap, Peduli, Bertindak!”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen gereja dalam membangun jemaat yang peduli dan siap siaga terhadap sesama, serta siap memberikan pelayanan kemanusiaan saat terjadi bencana.

Pelatihan diikuti oleh anggota jemaat bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) kota Bandar lampung. Dalam pelatihan ini, peserta yang berjumlah 30 orang, mendapatkan pembekalan mengenai penanganan darurat, mitigasi risiko bencana, koordinasi bantuan kemanusiaan, hingga langkah-langkah penyelamatan dasar yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi krisis.

Kegiatan pelatihan dibuka oleh Ketua Majelis Jemaat GPIB Marturia Lampung ibu Pdt Deasy Elizabeth Watimena Kalalo. “Dengan pelatihan ini diharapkan peserta dapat memperoleh pemahaman dan pengetahuan yg luas dlm penanggulangan bencana, saling tolong menolong dlm situasi apapun baik antar jemaat maupun di tengah masyarakat serta menjadi Garda terdepan dlm menghadapi bencana” ungkapnya.

Disisi lain, Ketua panitia kegiatan sekaligus Ketua Satgas, Charles Case, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas jemaat agar mampu merespons bencana secara cepat, tepat, dan terorganisasi. Selain membekali peserta dengan pengetahuan teoritis, kegiatan juga diisi dengan simulasi penanganan bencana untuk memperkuat keterampilan di lapangan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin membangun budaya kesiapsiagaan di lingkungan jemaat. Bencana dapat terjadi kapan saja, sehingga diperlukan sumber daya manusia yang siap, peduli, dan mampu bertindak dengan baik,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam mendukung pelayanan kemanusiaan serta membantu masyarakat saat menghadapi situasi darurat.

Melalui pelatihan tanggap bencana ini, GPIB Jemaat Marturia Lampung menegaskan perannya tidak hanya sebagai wadah pembinaan iman, tetapi juga sebagai komunitas yang aktif membangun ketangguhan masyarakat dan siap hadir memberikan pertolongan bagi sesama yang membutuhkan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading