Connect with us

Ruwajurai

Berbuat Serta Bermanfaat Bagi Sesama, Prajurit dan Anggota Jalasenastri Batalyon Infanteri 7 Marinir Langsungkan Donor Darah

Published

on

Foto: istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Prajurit dan anggota ibu Jalasenastri Batalyon Infanteri 7 Marinir mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka Peringatan Hari Ibu yang ke-94 Provinsi Lampung tahun 2022 di Golden Bistro, Sukaraja, Teluk Betung, Bandarlampung. Senin (05/12/2022).

Kegiatan Donor Darah yang di laksanakan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung ini mengusung tema “SIGER (Saatnya Ikut Bergerak untuk Rakyat yang Membutuhkan)”.

Komandan Batalyon (Danyon) Infanteri 7 Marinir Letnan Kolonel (Letkol) Alex Zulkarnain, S.E. M.Tr.Opsla mengatakan “kegiatan sosial berupa donor darah ini merupakan kegiatan sosial untuk mewujudkan partisipasi Aktif Brigif 4 Mar /BS, Marinir dan TNI – AL dengan kepedulian terhadap sesama”.

“Di samping itu, membantu Palang Merah Indonesia (PMI) dalam mengumpulkan kodan menjaga persediaan darah bila suatu saat di butuhkan, karena setetes darah yang telah di sumbangkan sangat berarti bagi orang yang membutuhkan,” ujar Danyonif 7 Marinir Letkol Alex Zulkarnain.

Kegiatan Donor Darah ini juga di ikuti masing-masing satuan yang ada di wilayah Lampung, diantaranya Yonif 7 Mar, Yonif 9 Marinir,Kima Brigif, Polresta Bandar Lampung, Brimobda Lampung, Lanud Bunyamin, Yonif 143 Gatam, para PNS dari berbagai instansi Pemerintahan, BNPB Lampung dan Lembaga Sosial Masyarakat serta para undangan lainnya.

Kegiatan donor darah ini juga merupakan Perintah langsung dari Komandan Brigif 4 Mar/BS Kolonel Mar Bob Osianto Siregar, S.E.,M.M. dan merupakan bentuk implementasi perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono, tentang menjaga kepercayaan negara dan rakyat kepada TNI Angkatan Laut melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, bangsa dan negara. (rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Bangun Kesadaran Kebangsaan, Dedi Yuginta Edukasi Masyarakat tentang Pancasila

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, S.E., M.Si., mengajak masyarakat memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah berbagai tantangan sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Dedi saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang diikuti masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Kota Bandar Lampung itu menghadirkan dua narasumber, yakni Taufik Hidayatullah, S.Pd., dan Rahmat Navindra, S.IP., dengan Zulkarnain sebagai moderator. Turut hadir Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Irwansyah Agung, S.H.

Dalam sambutannya, Dedi mengatakan kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan menanamkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi dan media digital membuat anak-anak semakin mudah mengakses beragam informasi. Oleh karena itu, orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap konten yang diakses anak melalui YouTube, Google, media sosial, maupun televisi agar sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.

“Generasi saat ini perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, termasuk bagaimana mencintai bangsa kita sendiri. Orang tua juga harus memperhatikan apa yang ditonton anak-anak melalui internet dan media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber Rahmat Navindra, S.IP., mengawali pemaparannya dengan mengajak peserta meneriakkan Salam Pancasila. Ia menjelaskan bahwa kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya DPRD memberikan pendidikan politik dan kebangsaan kepada masyarakat.

Rahmat kemudian memaparkan empat konsensus dasar kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keberagaman, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya.

Ia menegaskan, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Narasumber lainnya, Taufik Hidayatullah, S.Pd., mengawali penyampaian materinya dengan membangkitkan semangat nasionalisme melalui seruan, “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”

Taufik menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, termasuk peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting persatuan nasional dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda memuat tiga ikrar utama, yakni bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai-nilai Pancasila, memperkuat semangat nasionalisme, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Yan)

Facebook Comments Box
Continue Reading