Connect with us

DPRD

Rapat Paripurna LKPJ Ditunda, Ririn Sebut Ada Kesalahan Teknis

Published

on

Foto: Wakil Ketua II DPRD Lampung Ririn Kuswantari

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) pemerintah provinsi Lampung tahun 2020, yang diagendakan hari ini, Senin (21/6/2021) ditunda, dengan alasan ada permasalahan teknis. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua ll DPRD Lampung, Ririn Kuswantari.

“Jadi ada sedikit masalah teknis, Ini baru menyelesaikan laporan tertulisnya. Karena mekanisme yang harus dilalui masih ada dua tahapan lagi sebelum kita paripurna,” sebut Ririn, Senin (21/06/2021).

Ia menjelaskan, laporan tertulis tersebut akan diberikan terlebih dahulu pada unsur Pimpinan DPRD dan masing-masing Pimpinan Fraksi.

“Untuk menerima laporan kita harus mempelajari materinya, dan sore ini kita menerima laporan dari Pansus. Baru kita agendakan kembali untuk paripurna LKPj dan juga pertanggungjawaban APBD 2020. Jadi ini hanya masalah teknis saja,” jelasnya.

Menurut Ketua KPPG Lampung tersebut, jika tidak ada lagi halangan, maka rapat Paripurna LKPJ akan kembali digelar juga pada pekan ini yakni Rabu mendatang.

“Jika tidak ada halangan, saya kira lusa (Rabu, 23 Juni) rapat Paripurna LKPJ akan kembali dilangsungkan,” ucap dia. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

Deni Usul Tiga Atlet Asal Lampung yang Tampil Ciamik Diangkat PNS

Published

on

Foto: anggota Komisi V DPRD Lampung Deni Ribowo

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Deni Ribowo mengusulkan agar tiga atlet asal Lampung yang tampil ciamik, dengan berhasil menyabet medali pada Sea Games XXXI Vietnam agar diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Tiga atlet tersebut adalah Ari Saputra pada cabang olahraga karate nomor Kumite kelas 60 KG, kemudian Wira Sukmana pada cabang olahraga menembak mensteam 10 M air pistol, lalu Adlya Safitri pada cabor menembak individual menembak.

“Ini sebagai reward atau penghargaan kepada atlet Lampung yang meraih medali supaya diangkat jadi PNS, kami dorong dari Kemenpora, mereka mesti diangkat menjadi PNS,” cetusnya, Jumat (20/5/2022).

Ia mengatakan, reward diangkat sebagai PNS merupakan hal yang wajar karena mereka sudah mengharumkan tanah air. Selain itu, sebagai motivasi kepada para atlet yang lain agar terus semangat dan maksimal dalam berlatih, serta bertanding pada kompetisi bergengsi yang ada.

“Sebenarnya pecah telur atlet Lampung bisa juara internasional, seharusnya KONI atau Dispora jangan hanya diam saja. Mesti ambil inisiatif dengan menyiapkan reward atau hadiah, karena mereka kan sudah mengharumkan tanah air kita jadi wajarlah kalau mereka mendapatkan sanjungan dan dibanjiri penghargaan,” kata Politisi Partai Demokrat Lampung tersebut. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading