Connect with us

DPRD

Anggaran Publikasi Pemprov Lampung TA 2020 Telan Puluhan Miliar, Pansus: Pangkas Agar Lebih Efisien

Published

on

Foto: Jubir Pansus LKPJ I Made Suarjaya

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pansus LKPJ Tahun Anggaran (TA) 2020 DPRD Lampung menyoroti anggaran belanja belanja jasa konsultasi yang tidak produktif atau terbilang boros sebesar Rp14,3 miliar, biaya cetak Rp34 miliar, jasa publikasi yang menelan anggaran Rp24 miliar, belanja surat kabar atau majalah Rp3,2 miliar, belanja tas Rp1,2 miliar, souvenir Rp2.57 miliar, belanja ATK Rp28,6 miliar belanja dokumentasi Rp1,267 miliar.

Pemanfaatan anggaran yang tidak produktif dan terkesan boros, serta tidak ada sense of crisis, dan mendominasi belanja APBD dengan nilai yang cukup fantastis, seperti belanja Publikasi yang menelan anggaran sebesar 24 miliar,” ucap Juru Bicara (Jubir) Pansus LKPj Made Suarjaya, Rabu (23/6/2021).

“Seharusnya belanja-belanja di atas seperti publikasi tidak perlu sebesar itu, karena saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19, sehingga banyak kegiatan bisa dilakukan secara daring tidak perlu bertemu fisik. Kemudian bisa melalui pemanfaatan teknologi baik untuk publikasi promosi dan lain-lainya. Sehingga kegiatan publikasi itu harus dipangkas semaksimal mungkin agar efektif dan efisien,” kata dia.

Selain soal pos anggaran dan belanja yang tidak produktif, kinerja Pemprov Lampung juga bertambah buruk karena daya serapnya rendah dan perlu adanya evaluasi yang tepat dan baik.

“Untuk itu, kepada kepala daerah yakni Gubernur Lampung Arinal Djunaidi agar segera mengevaluasi kembali besaran dan pemanfaatan anggaran untuk tahun yang akan datang, untuk pemanfaatannya lebih produktif tidak boros lebih efisien dan efektif berdaya guna dan sesuai kebutuhan,” tegasnya disela-sela sidang paripurna. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

Deni Usul Tiga Atlet Asal Lampung yang Tampil Ciamik Diangkat PNS

Published

on

Foto: anggota Komisi V DPRD Lampung Deni Ribowo

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Deni Ribowo mengusulkan agar tiga atlet asal Lampung yang tampil ciamik, dengan berhasil menyabet medali pada Sea Games XXXI Vietnam agar diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Tiga atlet tersebut adalah Ari Saputra pada cabang olahraga karate nomor Kumite kelas 60 KG, kemudian Wira Sukmana pada cabang olahraga menembak mensteam 10 M air pistol, lalu Adlya Safitri pada cabor menembak individual menembak.

“Ini sebagai reward atau penghargaan kepada atlet Lampung yang meraih medali supaya diangkat jadi PNS, kami dorong dari Kemenpora, mereka mesti diangkat menjadi PNS,” cetusnya, Jumat (20/5/2022).

Ia mengatakan, reward diangkat sebagai PNS merupakan hal yang wajar karena mereka sudah mengharumkan tanah air. Selain itu, sebagai motivasi kepada para atlet yang lain agar terus semangat dan maksimal dalam berlatih, serta bertanding pada kompetisi bergengsi yang ada.

“Sebenarnya pecah telur atlet Lampung bisa juara internasional, seharusnya KONI atau Dispora jangan hanya diam saja. Mesti ambil inisiatif dengan menyiapkan reward atau hadiah, karena mereka kan sudah mengharumkan tanah air kita jadi wajarlah kalau mereka mendapatkan sanjungan dan dibanjiri penghargaan,” kata Politisi Partai Demokrat Lampung tersebut. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading