Connect with us

Berita Utama

Pak Gub, Sabar Dulu Ya, Masyarakat Sukarame Baru Sedang Cari Keadilan Dengan Gugat BPN ke PTUN

Published

on

Foto: Perwakilan Warga, Asep Iwan Stiawan, saat diwawancarai awak media

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Warga Sukarame Baru, Bandarlampung, mengaku jika lahan 2,6 hektar yang saat ini ditempati meminta pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk bersabar. Pasalnya, jika nantinya ada putusan dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) itu memang milik Pemprov Lampung, maka warga siap membongkar sendiri rumah yang ada di lahan tersebut.

Perwakilan warga setempat, Asep Iwan Stiawan mengatakan, tanah garapan itu benar keluar dari direksi PTPN 7 langsung pada tahun 1985, sementara pemprov klaim itu sejak 1997.

Ia juga menjelaskan, yang menjadi rujukan ada pada patok PTPN 7 dan BPN itu tidak pernah berubah, dan warga tidak pernah sedikitpun menggeser patok itu.

“Kalau Pemprov mengklaim ke dala. masuk 5 meter dari pembatas silakan, kita buktikan ke BPN. Kita akan tempuh jalur hukum dengan melakukan gugatan ke PTUN dulu,” ujarnya, Kamis (4/11/2021).

Lanjutnya, warga meminta waktu, agar Pak Gubernur dan Pemprov Lampung agar jangan terburu-buru melakukan eksekusi ataupun pengosongan lahan.

“Kita minta waktunya Pemprov supaya jangan buru-buru melakukan eksekusi. Seandainya tanah itu peruntukannya betul masuk seritifikat Pemprov, kita warga yang bakal bongkar sendiri, insyaAllah kita juga ada ekskavator. Tidak harus nunggu alat berat dari Pemerintah, makanya kita minta waktu untuk membuktikannya,” timpal Stiawan.

“Karena kita warga dari dulu sudah ada disini. Kalau sudah di kapling-kaplingin bisa untuk ASN, ya kita juga minta bisa menempatinya. Kita juga siap membayar jika itu diperlukan,” tambahnya.

Menurutnya, berdasarkan dari sertifikat pemprov ada 2,6 hektar tanah yang di klaim milik pemprov dimana didalamnya ada 28 kartu keluarga (KK).

“Jika nantinya akan dieksekusi, dari 28 KK itu beda-beda. Ada 19 rumah warga yang hanya kena belakang rumahnya saja sekitar 3-4 meter, sementara sisanya itu seluruhnya kena,” ujarnya.

Di sisi lain, Bagian Aset pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemprov Lampung, Meydiandre, mengatakan, lahan yang di tempati warga kurang lebih ada 7-8 hektar, baik di Sukarame Baru, Bandarlampung dan Sabah Balau, Lampung Selatan.

“Dari angka itu, kalau di Sukarame Baru sekitar 2,6 hektar sementara sisanya itu ada di Sabah Balau,” ujarnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi perihal tersebut, Kepala BPN Perwakilan Lampung Ginanjar menyebut bahwa pihaknya mempersilahkan jika ada masyarakat yang ingin menggugat BPN.

“Indonesia kita kan Negara Hukum, jadi setiap orang jika merasa dirugikan, silahkan menempuh jalur hukum sesuai dengan mekanisme yang ada,” ucap Ginanjar saat dikonfirmasi. (Gus)

 

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama

KPU RI Tetapkan Pasangan Prabowo – Gibran Sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih

Published

on

Foto: Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih periode 2024-2029

 

Alteripost.co, Nasional-
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka menjadi pemenang Pilpres 2024. Penetapan dilakukan setelah KPU menyelesaikan Rekapitulasi nasional perolehan suara Pilpres 2024.

Hasil Pilpres 2024 tersebut ditetapkan berdasarkan berita acara KPU nomor 218/PL.01.08-BA/05/2024. Hasil Pilpres 2024 langsung diumumkan setelah KPU merampungkan rekapitulasi nasional dan rapat pleno pada Rabu (20/3/2024).

Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari mengatakan bahwa hasil rekapitulasi KPU secara nasional ini terdiri atas perolehan suara di 38 provinsi dan 128 panitia pemilihan luar negeri (PPLN). Total keseluruhan suara sah nasional sebanyak 164.227.475.

“Hasil Pemilihan Umum secara nasional sebagaimana dimaksud dalam Diktum Kesatu sampai dengan Diktum Kelima ditetapkan pada hari Rabu tanggal 20 bulan Maret tahun 2024 pukul 22.18.19 menit WIB,” kata Hasyim Asy’ari di Gedung KPU RI, Jakarta, Rabu malam.

Hasyim mengungkapkan pasangan Prabowo-Gibran meraih 96.214.691 suara. Sementara itu, lanjut dia, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar memperoleh 40.971.906 suara, sedangkan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD 27.040.878 mendapatkan suara.

Adapun total surat suara sah, menurut dia, berjumlah 164.227.475 suara.

Berikut perolehan suara nasional Pilpres 2024:

– Anies-Cak Imin 40.971.906 suara
– Prabowo-Gibran 96.214.691 suara
– Ganjar-Mahfud 27.040.878 suara

Pasangan Prabowo-Gibran unggul di 36 provinsi. Sedangkan pasangan Anies-Cak Imin hanya unggul di 2 provinsi lainnya.

Dengan demikian, KPU menyatakan pasangan calon Prabowo-Gibran memenangkan Pilpres 2024. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading