Lampung
Sambangi PT SMI, Arinal Paparkan Urgensi Peminjaman
Alteripost.co, Bandarlampung-
Rombongan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung kunjungan kerja (Kunker) ke PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), Jakarta, Jumat (19/11/2021).
Kunjungan tersebut dipimpin Gubernur Arinal guna membahas rencana kerjasama dalam rangka penanganan infrastruktur jalan prioritas di Provinsi Lampung.
Saat kunjungan, Arinal diterima langsung oleh Direktur Utama PT SMI Edwin Syahruzad.
Dalam kesempatan tersebut, Arinal mengatakan bahwa penanganan infrastruktur jalan prioritas di Provinsi Lampung ini menjadi komitmen dirinya untuk mewujudkan Infrastruktur Lampung Berjaya.
Hal ini juga tertuang dalam misi ke empat dari visi Rakyat Lampung Berjaya, yaitu mengembangkan infrastruktur guna meningkatkan efisiensi produksi dan konektivitas wilayah.
“Untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, ruas-ruas jalan status Provinsi Lampung perlu untuk mendapatkan penanganan,” kata Arinal.
Arinal menuturkan, kerjasama yang dibangun bersama PT SMI ini, untuk melakukan upaya penanganan konstruksi jalan, baik berupa pekerjaan peningkatan struktur jalan maupun rehabilitasi jalan pada jaringan jalan status Provinsi Lampung.
Menurutnya, hal ini diperlukan untuk meningkatkan konektivitas jaringan jalan dan mengatasi disparitas wilayah utara-selatan dan timur-barat Provinsi Lampung.
“Ini juga untuk pengembangan wilayah pada wilayah-wilayah dengan potensi industri perkebunan, pertanian dan perikanan,” tuturnya.
Arinal menyebutkan, dengan terwujudnya kondisi jalan yang baik, akan mendukung kelancaraan distribusi barang/jasa di Provinsi Lampung.
“Sekaligus mendukung pertanian, perkebunan, perikanan, serta membuka daerah terisolir dan sebagai jalur perlintasan/akses pintu tol,” ujarnya.
Pengajuan Kerjasama dengan PT. SMI ini sebelumnya juga sudah dilakukan pembahasannya bersama DPRD Provinsi Lampung pada Rapat Paripurna DPRD. (*)
Lampung
Pemprov Lampung Dorong Karang Taruna Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Pemberdayaan Desa
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengajak seluruh kader Karang Taruna untuk menjadi motor penggerak ekonomi, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi di tingkat desa. Hal ini dinilai sangat krusial guna mempercepat pembangunan daerah dan mewujudkan visi “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045”.
Pesan tersebut ditegaskan Gubernur Lampung yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung, Sulpakar, saat membuka secara Temu Karya ke-VIII Karang Taruna Provinsi Lampung di Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur, Sabtu (8/8/2026).
Agenda utama dari temu karya ini juga dilakukan Pemilihan Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung Masa Bakti 2026-2031.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur mengapresiasi pengabdian Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah yang terus konsisten merawat semangat kesetiakawanan sosial dan gotong royong hingga ke akar rumput.

Gubernur menyoroti pentingnya keterlibatan pemuda dalam menyukseskan berbagai program prioritas provinsi, seperti Sekolah Unggulan, Kelas Migran Vokasi, Desaku Maju, serta pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif.
“Manfaatkan teknologi sebagai sarana berinovasi, kembangkan potensi unggulan Lampung mulai dari pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif agar mampu menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan pekerjaan,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan, Gubernur juga menegaskan komitmen Pemprov Lampung untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar inovasi kepemudaan bisa terintegrasi dengan pembangunan daerah, yang ia tutup dengan manis melalui sebuah pantun penyemangat pengabdian.
Sementara itu, Plt. Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung, Muhammad Yuliardi, melaporkan bahwa pelaksanaan Temu Karya ke-VIII ini didasarkan pada Surat Keputusan Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) tertanggal 20 April 2026. Di hadapan seluruh ketua dan sekretaris Karang Taruna kabupaten/kota yang hadir, Yuliardi berharap agar organisasi ini selalu diposisikan sebagai aset penggerak, bukan sebagai beban daerah.
“Harapan kami bersama Pak Gubernur, kami bisa terus dilibatkan mulai dari tahap perencanaan sampai dengan evaluasi. Kami ingin maju, dan kemajuan kami pasti linear dengan kemajuan pemerintah,” ujar Yuliardi. Ia juga mengapresiasi soliditas seluruh kader di kabupaten/kota yang selama ini mampu mengelola dinamika organisasi dengan sangat baik.
Turut hadir memberikan arahan, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) PNKT, Ahmad Bahtiar Sebayang, yang mewakili Ketua Umum G. Budisatrio Djiwandono. Ia menekankan bahwa Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan berpelat merah memiliki tanggung jawab besar untuk mengawal ketat program-program strategis Presiden RI agar benar-benar tepat sasaran.
Terlebih, arah kebijakan ekonomi nasional saat ini sangat berfokus pada pendistribusian anggaran langsung ke kantong-kantong desa untuk mendorong kelas menengah baru dan mengentaskan kemiskinan ekstrem.
Lebih lanjut, Bahtiar mengajak Karang Taruna Lampung untuk agresif mencetak wirausaha muda. Menurutnya, rasio ideal pengusaha untuk mencapai status negara maju adalah 16-17 persen, sedangkan Indonesia saat ini baru menyentuh angka 4 persen.
“Banyak sekali program negara di bawah, dari hulu ke hilir, yang bisa kita suplai dan pasarkan. Teman-teman harus bisa menangkap peluang ini,” pungkas Bahtiar. (Rls)

