Pendidikan
Gelar Sarasehan dan Sosialisasi Musyawarah Nasional, Mari Bersama Membangun di ADIPSI
Alteripost.co, Bandarlampung-
Asosiasi Dosen Ilmu Pemerintahan Seluruh Indonesia (ADIPSI) bersama Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Unila menggelar kegiatan Sarasehan dan Sosialisasi Musyawarah Nasional secara daring, Kamis (13/1/2022).
Dalam kesempatan itu, Ketua ADIPSI, Titin Purwaningsih, mengajak seluruh dosen Ilmu pemerintahan seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun kebersamaan di ADIPSI.
“Kita juga mendorong pemantapan jejaring dosen, dalam pengembangan karier dan kiprah sebagai katalisator agenda publik dan pemerintahan,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi dan sarasehan yang dimoderatori Darmawan Purba, dibahas terkait semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi dosen dalam menyelenggarakan Tri Dharma perguruan tinggi yaitu; pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta publikasi.
“Karena pada saat yang sama dosen juga memiliki cita-cita besar mencapai gelar akademik tertinggi menjadi guru besar dengan berbagai ketentuan yang tidak mudah. Sehingga dosen ilmu pemerintahan perlu membangun kerjasama dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai perubahan yang begitu cepat agar dapat mengembangkan karier secara ideal,” kata Darmawan.
Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa sejatinya memang dosen hadir bukan hanya sekedar sebagai sosok pengajar di perguruan tinggi, lebih dari itu dosen adalah kaum intelektual yang memiliki amanah untuk responsif terhadap berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.
“Saat ini terjadi berbagai problematika yang kompleks di berbagai bidang kehidupan manusia terlebih pada bidang pemerintahan. Berbagai persoalan menyelimuti proses pembentukan pemerintahan hingga penyelenggaraan pemerintahan yang tidak efektif dan efisien,” ungkapnya.
Kondisi tersebut jelasnya, menggambarkan bahwa ada kesenjangan yang parah antara idealitas dan realitas, ada kesenjangan antara opini publik dan opini elit.
“Oleh karenanya, pada ranah inilah dosen ilmu pemerintahan hadir bukan sekedar sebagai tenaga pendidik, lebih itu lebih dari itu dosen ilmu pemerintahan hadir sebagai kelompok intelektual yang diharapkan mampu membawa perubahan di masyarakat,” tutur dia.
Dalam sesi sarasehan yang dimoderatori Darmawan Purba tersebut, para narasumber juga memberikan sejumlah tawaran gagasan terkait pengembangan ADIPSI di masa yang akan datang.
Arizka Warganegara, selaku narasumber memberikan tekanan bahwa saat ini perkembangan ilmu pengetahuan termasuk ilmu pemerintahan masuk pada fase Transdisipliner dimana masuknya pemangku kepentingan non-akademik dalam proses produksi pengetahuan.
“Maka perlu ada upaya menggabungkan pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu dengan itu pemangku kepentingan sektor publik dan swasta dan warga negara, dapat digunakan untuk mengatasi tantangan sosial yang kompleks,” jelas Arizka.
Untuk itu, Arizka menekankan agar ADIPSI dapat melakukan penyesuain dengan cepat sehingga dosen-dosen ilmu pemerintahan dapat berkiprah lebih optimal bagi pengembagan ilmu dan pemberdayaan masyarakat.
Lebih lanjut Prof. Dyah Mutiarin, memberikan arahan kepada dosen-dosen ilmu pemerintahan untuk aktif di asosiasi sehingga dapat saling membantu dan mendukung dalam meningkatkan karir akademik menuju Guru Besar.
“Dengan aktif di Asosiasi seperti ADIPSI terjadi proses pembinaan dan kaderisasi yang dapat mendorong akselerasi karir dosen-dosen Ilmu Pemerintahan Seluruh Indonesia,” tandasnya.
Di mana dalam kesempatan itu hadir Dewan Pembina ADIPSI Prof. Utang Suwaryo, lalu Ketua KAPSIPI Prof. Achmad Nurmandi, dan lebih kurang 150 Dosen Ilmu Pemerintahan mewaliki seluruh Program Studi Ilmu Pemerintahan di Indonesia. (rls)
Pendidikan
Sosok Noverisman Subing, Aktivis dan Politisi yang Kembali ke Dunia Jurnalis
Alteripost.co-
Mantan aktivis yang lahir di Lampung Tengah, 16 November 1968, memiliki semangat yang kuat dalam mengarungi kehidupan. Pendidikan yang ditempuh pun cukup sederhana namun memiliki banyak keunikan di setiap langkah perjalanan kehidupan.
Pria dengan postur tinggi putih dan akrab disapa dengan sebutan Kanjeng Nover tersebut memulai pendidikan dari SD Negeri 1 Metro Lampung tamat tahun 1980. Kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Xaverius Metro Lampung dan tamat di tahun 1984. Nover pun kembali melanjutkan pendidikannya di SMA Negeri Sukadana Lampung Timur dan tamat di tahun 1987.
Tak ingin berhenti di tingkat SMA, Nover kembali melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi di S1 Hukum UBL Lampung tamat tahun 1995. Kemudian Nover mengambil S2 Manajem UBL Lampung tamat tahun 2004 dan menyelesaikan pendidikannya di S2 Hukum UBL Lampung tahun tamat 2019.
Dalam mengarungi perjalanan kehidupan, Kanjeng Nover aktif dalam berorganisasi. Dia mengawalinya karier organisasi menjadi ketua Senat FH UBL 1990 – 1991, kemudian Ketua Komisariat PMII UBL 1991 -1992. Lalu Pengurus Pemuda Pancasila dari 1995 sampai saat ini. Menjadi Pengurus PWI 1994 sampai saat ini. Ketua PW IKA PMII Lampung 2002 sampai saat ini, dan terakhir pernah menjadi Ketua DPD II Golkar Lampung Timur 2004 – 2006.
Dalam perjalanan hidupnya, Noverisman Subing pernah mendapatkan penghargaan dari berbagai bidang, seperti Pembina Olahraga Terbaik dari PWI Lampung tahun 2006. Tokoh Motivator dari media Rakyat Lampung tahun 2007. Terakhir meraih penghargaan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI tahun 2009.
Selain pengalaman dan penghargaan yang diraih, dalam proses perjalanan kariernya pun dapat dibilang tidak mudah. Noverisman Subing memulai kariernya dari wartawan Lampung Post pada tahun 1989 – 1991, wartawan Suara Pembaruan Jakarta 1991 – 2002.
Kemudian Noverisman Subing mencoba peruntukannya menjadi Caleg dan akhrinya terpilih sebagai anggota DPRD Lampung Timur 1999 – 2004. Kemudian Wakil Bupati Lampung Timur 2005 – 2010. PT Mataram Karya Mandiri (Komisaris) 2011 – 2014. Anggota DPRD Lampung 2014 – 2019, 2019 – 2024. Kabid Hukum dan Kerjasama Universotas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung.
Dalam proses yang telah dilalui, Noverisman Subing memberikan pesan kepada generasi muda untuk tetap semangat dan jangan mudah menyerah dalam menjalani roda kehidupan. Karena pasti setiap langkah yang diambil memiliki resiko yang akan diterima.
Noverisman Subing pun bisa dibilang tidak dapat lama-lama jauh dari dunia Jurnalis, meskipun telah melalui proses kehidupan dan karier di bidang politik. Ia akhirnya kembali ke dunia jurnalis.
Noverisman Subing yang memiliki hobi membaca dan bermain Sepakbola tersebut juga memesankan kepada para pemuda untuk jangan mudah menyerah dan tetap menjaga kebugaran serta kesehatan. Karena di usia yang sudah tua, memiliki badan yang sehat merupakan nikmat yang luar biasa, Kira-kira begitu yang kembali dipesankan pria yang akrab disapa Kanjeng Nover.
Berikut biografi singkat Noverisman Subing.
Nama : H. Noverisman Subing SH MM MH
Tempat tgl lahir : Lampung Tengah, 16 Nov 1968
Agama : Islam
Alamat : Jl Palapa 5.C No. 88 Kel Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandarlampung.
Riwayat Pendidikan :
1. SD Negeri 1 Metro Lampung tamat 1980
2 SMP Xaverius Metro Lampung tamat 1984
3. SMA Negeri Sukadana Lampung Timur tamat 1987
4. S1 Hukum UBL Lampung tamat 1995
5. S2 Manajem UBL Lampung tamat 2004
6. S2 Hukum UBL Lampung tamat 2019
Riwayat Pekerjaan :
1. Wartawan Lampung Post 1989 – 1991
2. Wartawan Suara Pembaruan Jakarta 1991 – 2002
3. Anggota DPRD Lampung Timur 1999 – 2004
4. Wakil Bupati Lampung Timur 2005 – 2010
5. PT Mataram Karya Mandiri (Komisaris) 2011 – 2014
6. Anggota DPRD Lampung 2014 – 2019, 2019 – 2024
7. Kabid Hukum dan Kerjasama Universotas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung
Riwayat Organisasi :
1. Ketua Senat FH UBL 1990 – 1991
2. Ketua Komisariat PMII UBL 1991 -1992
3. Pengurus Pemuda Pancasila 1995 sd Sekarang
4. Pengurus PWI 1994 sd sekarang
5. Ketua PW IKA PMII Lampung 2002 sd sekarang
5. Ketua DPD II Golkar Lampung Timur 2004 – 2006
Penghargaan :
1. Pembina Olahraga Terbaik dari PWI Lampung 2006
2. Tokoh Motivator dari media Rakyat Lampung 2007
3 Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI 2009. (Gus)

