Connect with us

Lampung Tengah

Bupati Musa: LK3 Harus Optimal Dalam Memberikan Kesejahteraan Kepada Masyarakat

Published

on

 

Alteripost.co, Lampung Tengah-
Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Musa Ahmad membuka Bimtek Penguatan Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3), di Aula Rumah Makan Yangti Bandar Jaya. Bupati didampingi oleh Kepala Dinas (Kadis) Sosial Haris Fadillah. Acara tersebut diikuti oleh perwakilan 28 Kecamatan se Lampung Tengah, Kamis (16/9/2021).

Dalam Laporannya Kadis Sosial mengatakan, Kegiatan ini merupakan kegiatan sosial masyarakat yang mana lembaga ini akan bekerja secara sepenuh hati, yang merupakan perpanjangan tangan dari dinas sosial yang melayani masyarakat dan lembaga, ini tidak diberikan dibiayai oleh pemerintah dalam pelaksanaannya akan berkoordinasi dengan dinas sosial, Nantinya lembaga ini akan mendata masyarakat yang tidak mampu di wilayahnya.

Bupati Lamteng Musa Ahmad mengatakan, kepada petugas yang mengikuti Bimtek untuk mengikuti dengan sungguh – sungguh, “agar nantinya teknis pelaksanaan dalam melayani masyarakat bisa sesuai dengan apa yang di harapkan, sehingga masyarakat Kabupaten Lamteng yang memerlukan bantuan bisa terakomodir dengan baik”. Ungkap Bupati Musa.

“Untuk para petugas Bupati berpesan, agar melayani dengan ramah dan santun, mengingat pelayan masyatakat harus memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya”. Pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Tinjau Jalan Gunung Batin–Daya Murni, Gubernur Mirza Tegaskan Tak Tolerir Pekerjaan Asal-asalan

Published

on

Alteeipost Lampung Tengah – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin–Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, terutama pada titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas jalan sepanjang 12 kilometer tersebut diketahui telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat yang melintas.

“Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin–Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol,” ujar

Gubernur di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, kerusakan jalan dipicu oleh maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyoroti ketimpangan antara kapasitas jalan provinsi dengan beban kendaraan yang melintas.

“Jalan provinsi itu maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton,” tegasnya.

Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menjelaskan bahwa saat ini tim di lapangan melakukan penanganan sementara guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setelah itu, perbaikan akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.

Ia juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan sebelumnya yang dinilai tidak memenuhi standar. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan ketebalan lapis bawah (base) yang tidak sesuai spesifikasi.
“Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas dapat berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading