Lampung Tengah
Wabup Ardito Lepas CJH Kloter 23 Asal Lampung Tengah
Alteripost.co, Lampung Tengah-
Wakil Bupati (Wabup) Lampung Tengah (Lamteng) Ardito Wijaya Melepas Calon Jama’ah Haji (CJH) Kloter 23 Kabupaten Lamteng Tahun 1443 H / 2022 M, di Rumah Dinas Wakil Bupati, Jumat (17/6/2022).
Dalam kesempatan tersebut, hadir mendampingi Wabup Forkopimda, Sekretaris Daerah, Asisten, Kepala Perangkat Daerah terkait.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamteng H. Farid Wajedi menyampaikan, bahwa pihaknya memberangkatkan CJH pada kloter 23 berjumlah 137 CJH terdiri tiga rombongan dan total yang diberangkatkan dari Lamteng Tahun 2022 sejumlah 524 orang, terdiri dari 230 laki – laki dan 294 perempuan yang terbagi dua kloter untuk Jama’ah Haji termuda 21 tahun dan tertua 64 tahun.
Lanjut H. Farid Wajedi mengatakan, CJH sudah siap melaksanakan perjalanan ibadah haji pada tahun ini dan telah mengikuti Bimbingan CJH sebelumnya, sehingga Insya Allah siap dalam pelaksanaan Haji Tahun 2022. Ungkapnya.
Sementara itu Wabup Lamteng Ardito Wijaya mengucapkan Syukur dan menyampaikan rasa bahagia, karena tahun ini setelah dua tahun pandemi Covid-19 baru bisa lagi menyelenggarakan pemberangkatan haji. Terangnya.
Ardito Wijaya juga mengucapkan selamat jalan dan selamat melaksanakan ibadah haji untuk menjadi tamu tamu Allah SWT, mudah mudahan seluruh para CJH dalam menjalankan ibadah haji diberikan kesehatan dan keselamatan sehingga bisa menjalankan segala rukun fardu, yang wajib dan sunahnya dan mendapatkan predikat haji dan hajjah yang mabrur. Ungkapnya.
Selain itu, Ardito Wijaya juga meminta kepada seluruh Jama’ah untuk mendo’akan Kabupaten Lamteng, semoga Kabupaten Lamteng bisa menjadi Kabupaten Terbaik di Provinsi Lampung. (*)
Lampung
Tinjau Jalan Gunung Batin–Daya Murni, Gubernur Mirza Tegaskan Tak Tolerir Pekerjaan Asal-asalan
Alteeipost Lampung Tengah – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin–Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, terutama pada titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas jalan sepanjang 12 kilometer tersebut diketahui telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat yang melintas.
“Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin–Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol,” ujar
Gubernur di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, kerusakan jalan dipicu oleh maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyoroti ketimpangan antara kapasitas jalan provinsi dengan beban kendaraan yang melintas.
“Jalan provinsi itu maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton,” tegasnya.
Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menjelaskan bahwa saat ini tim di lapangan melakukan penanganan sementara guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setelah itu, perbaikan akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.
Ia juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan sebelumnya yang dinilai tidak memenuhi standar. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan ketebalan lapis bawah (base) yang tidak sesuai spesifikasi.
“Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas dapat berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.(*)

